KPK Tangkap 10 Orang dalam Operasi Tangkap Tangan di Kuansing, Lima Dibawa ke Jakarta

- Selasa, 30 Juni 2026 | 22:00 WIB
KPK Tangkap 10 Orang dalam Operasi Tangkap Tangan di Kuansing, Lima Dibawa ke Jakarta

PARADAPOS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Sebanyak sepuluh orang diamankan dalam operasi senyap yang berlangsung pada akhir Juni 2026. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa lima dari sepuluh orang tersebut kini telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. OTT ini menjadi salah satu langkah terbaru lembaga antirasuah dalam memberantas praktik korupsi di daerah.

Kronologi dan Fakta di Lapangan

Operasi tangkap tangan ini dilakukan oleh tim penyelidik KPK di wilayah Kuantan Singingi. Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026, menjelaskan bahwa total sepuluh orang berhasil diamankan. “Dalam peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim penyelidik mengamankan sejumlah 10 orang,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, lima orang langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif. Budi merinci komposisi kelima orang itu: tiga di antaranya berasal dari pihak swasta, satu orang merupakan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, dan satu orang lainnya adalah keluarga dari penyelenggara negara di daerah yang sama. “Lima orang tersebut terdiri atas tiga pihak swasta, satu pegawai negeri sipil di Kabupaten Kuantan Singingi, dan satu orang dari pihak keluarga penyelenggara negara di Kabupaten Kuantan Singingi,” jelasnya.

Proses Hukum Selanjutnya

Setelah penangkapan, KPK memiliki batas waktu yang ketat untuk menentukan status hukum para tersangka. Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), lembaga antikorupsi itu diberi waktu 1 x 24 jam untuk memutuskan apakah para pihak yang ditangkap akan ditahan, ditetapkan sebagai tersangka, atau dilepaskan. Proses ini menjadi krusial karena akan menentukan langkah penyidikan selanjutnya.

Suasana di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, tampak sibuk pada Rabu (29/4/2026), sehari sebelum pengumuman resmi. Budi Prasetyo terlihat memberikan keterangan di hadapan awak media, didampingi sejumlah staf. OTT di Kuantan Singingi ini menambah daftar panjang operasi senyap yang dilakukan KPK di berbagai daerah, menunjukkan bahwa pengawasan terhadap penyelenggara negara terus diperketat.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar