22 PCNU Jateng Dukung Gus Yusuf Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU

- Minggu, 19 Juli 2026 | 07:00 WIB
22 PCNU Jateng Dukung Gus Yusuf Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU
PARADAPOS.COM - Dukungan terhadap KH Muhammad Yusuf Chudlori, atau yang akrab disapa Gus Yusuf, untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin menguat. Sebanyak 22 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Jawa Tengah secara resmi meminta Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang, itu untuk bersedia berkhidmah dalam pemilihan pada Muktamar NU mendatang. Permintaan tersebut disampaikan melalui sebuah maklumat yang dibacakan di Aula Pesantren Asrama Perguruan Islam Tegalrejo, Magelang, pada 18 Juli 2026. Aspirasi dari 22 PCNU Jawa Tengah Maklumat tersebut bukan sekadar dukungan biasa. Ia lahir dari aspirasi para pengurus cabang dan para masyayikh yang menginginkan kepemimpinan PBNU yang lebih inklusif. Mereka menilai, Nahdlatul Ulama membutuhkan figur yang mampu merangkul seluruh elemen organisasi dan mengembalikan fokus utama pada khidmah kepada umat serta jam'iyah. Para pengurus PCNU berpandangan bahwa NU saat ini memerlukan kepemimpinan yang sejuk dan mampu menjaga keseimbangan di tengah dinamika internal yang kerap memanas. Harapannya, PBNU tidak lagi tersandera oleh konflik kepentingan, melainkan kembali memperkuat pelayanan di berbagai sektor. Mulai dari pendidikan, pesantren, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kaderisasi, hingga penguatan organisasi hingga tingkat cabang dan ranting. Dalam maklumat itu, ditegaskan pula pentingnya kepemimpinan yang berpegang teguh pada prinsip Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah, Qanun Asasi, serta nilai dan tradisi yang diwariskan para muassis (pendiri) NU. Suara dari Perwakilan PCNU KH Ahmad Fauzan, Ketua PCNU Kabupaten Semarang, angkat bicara mewakili PC-PCU se-Jawa Tengah. Ia menekankan urgensi hadirnya pemimpin yang bisa menjadi perekat. "Atas dasar tanggung jawab moral dan kecintaan kepada Nahdlatul Ulama, kami memandang perlunya hadir kepemimpinan yang mampu menjadi aras persatuan, merangkul seluruh kader dan kekuatan NU tanpa membeda-bedakan latar belakang, serta mengembalikan orientasi organisasi sepenuhnya untuk khidmah kepada umat dan jam'iyah," jelasnya. Ia menambahkan, setidaknya 22 PCNU di Jawa Tengah telah menyatakan dukungan langsung kepada Gus Yusuf. "Dengan memohon pertolongan dan rida Allah SWT, serta mempertimbangkan aspirasi para masyayikh dan pengurus Nahdlatul Ulama di berbagai daerah, kami meminta dan mendukung KH Muhammad Yusuf Chudlori untuk bersedia maju dan berkhidmah sebagai calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar Nahdlatul Ulama mendatang," ujarnya. Alasan di Balik Dukungan Mengapa nama Gus Yusuf yang muncul? Menurut penilaian para pengurus, sosoknya memiliki akar yang kuat dalam tradisi pesantren. Selain itu, ia dinilai memiliki pengalaman organisasi yang mumpuni serta kemampuan untuk menjembatani berbagai kelompok yang ada di lingkungan NU. Di tengah hiruk-pikuk politik kebangsaan, figur seperti ini dianggap mampu menjadi penyejuk. Tanggapan Gus Yusuf: Soal Amanah, Bukan Jabatan Menanggapi gelombang dukungan yang mengalir, Gus Yusuf menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia menegaskan bahwa pencalonan ini baginya adalah persoalan amanah, bukan sekadar jabatan. "Saya matur nuwun atas kepercayaan dan dawuh para kiai serta sahabat-sahabat PCNU. Bagi saya, ini bukan soal jabatan, tetapi soal khidmah. Jika para masyayikh dan jam'iyah memang menghendaki dan memberi amanah, insyaallah saya siap menjalankannya dengan sebaik-baiknya. Yang terpenting, NU harus kembali guyub, solid, dan fokus melayani umat," tuturnya dengan nada rendah hati. Ia pun menekankan bahwa Muktamar NU harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, bukan sebaliknya. "NU ini pesantren besar kita bersama. Muktamar harus menjadi jalan untuk menyatukan, bukan memisahkan. Siapa pun yang diberi amanah, tugas utamanya adalah membuat NU semakin guyub dan menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh umat," pungkasnya. Dukungan dari Berbagai Elemen Acara penyampaian maklumat dukungan itu tidak hanya dihadiri oleh perwakilan PCNU. Tampak hadir pula Himpunan Alumni Santri Lirboyo, IMAP Ittihadul Mutakhorijin Al-Falah Ploso, Alumni Asrama Perguruan Islam Tegalrejo, serta para kiai sepuh NU dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Kehadiran mereka menambah bobot moral atas desakan agar Gus Yusuf bersedia memimpin. Daftar 22 PCNU Pendukung Adapun 22 PCNU yang secara langsung meminta dan mendukung Gus Yusuf untuk maju sebagai calon ketua umum PBNU adalah sebagai berikut: Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Purworejo, Temanggung, Wonosobo, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Cilacap, Salatiga, Demak, Kudus, Kendal, Kabupaten Semarang, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Batang, Kabupaten Pekalongan, Wonogiri, dan Kota Surakarta.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar