Afgan dan Petra Sihombing Duet di Konser Retrospektif, Rayakan 18 Tahun Karier

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:50 WIB
Afgan dan Petra Sihombing Duet di Konser Retrospektif, Rayakan 18 Tahun Karier
PARADAPOS.COM - Penyanyi Afgan mengajak musisi Petra Sihombing untuk tampil bersama membawakan lagu “Tak Ada Rencana (Ku Jatuh Cinta)” dalam konser “Retrospektif” yang digelar di Jakarta pada Sabtu malam. Konser ini merupakan perayaan 18 tahun perjalanan karier Afgan di industri musik Indonesia, dengan dukungan pemain orkestra dan Paduan Suara Paragita.

Momen Kolaborasi di Atas Panggung

Suasana haru dan antusiasme terasa begitu kental saat Afgan menyapa penonton. Dengan nada penuh semangat, ia memperkenalkan rekannya di atas panggung. “Kita undang salah satu kolaborator utama di album Retrospektif. So everybody, please give it up for the one and only, Petra Sihombing,” ujar Afgan, yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari ribuan pasang mata yang hadir. Petra Sihombing pun melangkah ke tengah panggung, menyapa para penonton sebelum keduanya mulai bernyanyi. Lagu “Tak Ada Rencana” mengalun lembut, diiringi harmoni vokal yang padu.

Cerita di Balik Lagu Manis

Afgan tak bisa menyembunyikan rasa senangnya saat membawakan lagu tersebut. Menurutnya, lagu ini memiliki kesan yang sangat istimewa. “Lagu ini manis sekali,” tuturnya sambil tersenyum kepada penonton. Ia menjelaskan bahwa Petra Sihombing menjadi salah satu kolaborator utama dalam penulisan beberapa lagu di album barunya yang juga bertajuk Retrospektif. Kolaborasi ini bukan hanya soal musik, tetapi juga tentang perjalanan kreatif yang panjang.

Perayaan 18 Tahun Karier

Konser “Retrospektif: The Concert” bukan sekadar pertunjukan biasa. Acara ini dirancang untuk merayakan delapan belas tahun perjalanan Afgan di industri musik Tanah Air. Pertunjukan tersebut memadukan musik dengan cerita dan visual yang memukau. Dukungan penuh dari pemain orkestra serta Paduan Suara Paragita membuat setiap lagu terasa lebih hidup dan emosional. Penonton diajak menyusuri memori-memori lama melalui aransemen yang segar, namun tetap setia pada esensi asli lagu-lagu hits Afgan. Suasana malam itu benar-benar terasa personal, seolah setiap nada dan lirik adalah percakapan akrab antara penyanyi dan penggemar setianya.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar