Donor Darah & Politik Humanis: PIRA Perkuat Peran Perempuan di HUT ke-17

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 03:05 WIB
Donor Darah & Politik Humanis: PIRA Perkuat Peran Perempuan di HUT ke-17

Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Gelar Donor Darah & Pendidikan Politik di HUT ke-17

Perempuan Indonesia Raya (PIRA) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 dengan menggelar kegiatan donor darah dan pendidikan politik. Acara yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menegaskan komitmen nyata organisasi dalam aksi sosial dan pendidikan politik yang membumi bagi para kader perempuannya.

Ketum PIRA: Donor Darah adalah Bagian dari Pendidikan Politik

Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Pusat DPP Partai Gerindra ini dihadiri oleh pengurus dan kader PIRA dari berbagai daerah. Ketua Umum PP PIRA, Novita Wijayanti, menegaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar simbolis, melainkan bagian dari proses pendidikan politik yang aplikatif.

Novita menjelaskan, "Donor darah ini juga merupakan bagian dari pendidikan politik, karena ini adalah wujud bakti nyata kita kepada sesama." Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini mencerminkan semangat gotong royong sebagai nilai inti PIRA.

Dukungan dari Kesira: Darah yang Disumbangkan Selamatkan Nyawa

Acara ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Kesira (Kesehatan Indonesia Raya). Sekretaris Kesira, Silvi, yang mewakili Ketua Umum Benjamin Octavianus, menyoroti nilai kemanusiaan yang sangat tinggi dari aksi donor darah.

Silvi mengungkapkan, "Darah yang didonorkan dapat membuat seorang ibu kembali memeluk anaknya, seorang pasien bisa pulang ke rumah, dan yang terpenting, nyawa dapat diselamatkan." Pernyataan ini semakin menguatkan dampak positif dari inisiatif yang diambil PIRA.

Memperkuat Peran Perempuan dalam Politik yang Humanis

Secara keseluruhan, rangkaian acara HUT PIRA ke-17 ini berhasil memperkuat peran organisasi dalam mendorong partisipasi aktif perempuan di ranah politik. Momen ini juga menjadi pengingat akan semangat Hari Sumpah Pemuda, bahwa kekuatan bangsa dibangun di atas fondasi persatuan, kepedulian, dan aksi nyata.

Perayaan ini dimaknai sebagai langkah strategis untuk terus memperkuat peran politik perempuan yang tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga diwarnai oleh nilai-nilai kemanusiaan dan semangat kebersamaan untuk membangun harapan di tengah masyarakat.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar