MNC Bank (BABP) Cetak Laba Rp60,39 Miliar di Kuartal III 2025, NPL Turun!

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 08:40 WIB
MNC Bank (BABP) Cetak Laba Rp60,39 Miliar di Kuartal III 2025, NPL Turun!

MNC Bank (BABP) Catat Laba Bersih Rp60,39 Miliar di Kuartal III 2025, Naik 22%

PT Bank MNC Internasional Tbk (kode saham BABP) atau MNC Bank kembali menunjukkan kinerja keuangan yang positif dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp60,39 miliar pada kuartal III tahun 2025. Pencapaian ini mencerminkan pertumbuhan yang kuat, meningkat 22,09% year-on-year (YoY) dari posisi Rp49,47 miliar pada periode yang sama tahun 2024.

Pertumbuhan Aset dan Kinerja Kredit yang Solid

Pertumbuhan laba ini diiringi oleh ekspansi total aset yang tumbuh 6,17% (YoY) menjadi Rp20,50 triliun. Presiden Direktur MNC Bank, Rita Montagna, mengungkapkan bahwa kinerja positif ini ditopang oleh pertumbuhan penyaluran kredit yang tetap solid di tengah tantangan industri.

MNC Bank berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 2,21% (YoY) menjadi Rp11,09 triliun. Komposisi penyaluran kredit didominasi oleh wholesale business (Rp7,48 triliun), diikuti oleh segmen konsumer (Rp1,60 triliun), multifinance (Rp1,57 triliun), dan UKM (Rp436 miliar).

Peningkatan Pendapatan Bunga dan Kualitas Kredit yang Membaik

Kombinasi antara kenaikan penyaluran kredit dan optimalisasi investasi pada surat berharga berkualitas berhasil mendongkrak pendapatan bunga sebesar 11,98% (YoY) menjadi Rp1,15 triliun.

Yang patut diperhatikan, pertumbuhan kredit ini diimbangi dengan penerapan manajemen risiko yang prudent, yang berdampak pada membaiknya kualitas kredit. Rasio NPL gross berhasil ditekan dari 4,69% di kuartal III 2024 menjadi 4,00% di kuartal III 2025. Sementara itu, NPL net juga menunjukkan perbaikan dari 3,32% menjadi 2,80% pada periode yang sama.

Kekuatan Dana Pihak Ketiga dan Modal

Dari sisi pendanaan, MNC Bank berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp13,66 triliun. Komposisi DPK didominasi oleh deposito (Rp11,24 triliun), kemudian tabungan (Rp1,63 triliun), dan giro (Rp795,62 miliar).

Fundamental permodalan bank juga tetap kokoh, dengan Rasio Kecukupan Modal (CAR) berada di level 24,50%. Angka ini jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan oleh regulator, menunjukkan struktur modal yang solid untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

Strategi Diversifikasi Pendapatan

Untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, MNC Bank tidak hanya mengandalkan pendapatan dari penyaluran kredit. Bank juga memaksimalkan peran unit bisnis treasury untuk menghimpun pendapatan lainnya, baik dari interest based income maupun fee based income.

Strategi ini diwujudkan melalui optimalisasi investasi pada surat berharga dan peningkatan layanan transactional banking seperti transaksi valuta asing. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi MNC Bank di industri perbankan nasional dan melanjutkan tren positif kinerjanya dalam jangka panjang.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar