Elektabilitas Gerindra Terjun Bebas? Analisis Dampak Masuknya Budi Arie & Projo
Elektabilitas Partai Gerindra diyakini akan mengalami penurunan drastis atau terjun bebas jika mantan Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, beserta kelompok relawan Projo diterima dengan karpet merah untuk bergabung ke dalam partai.
Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto. Ia merespons langsung rencana politik Budi Arie dan Projo yang akan memberikan dukungan penuh kepada Partai Gerindra.
Hari Purwanto memperingatkan bahwa langkah ini akan mengganggu konstelasi politik internal partai. "Akan mengganggu konstelasi politik, dan agenda Prabowo Subianto akan terganjal jika Budi Arie diterima masuk Gerindra," tegas Hari dalam keterangannya.
Menurut analisisnya, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika yang pernah terseret kasus judi online tersebut justru akan mendapatkan lebih banyak keuntungan pribadi dibandingkan kerugiannya.
Hari Purwanto menegaskan bahwa kerugian politik justru akan ditanggung oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan partai secara keseluruhan. "Kerugian akan banyak diterima Prabowo Subianto dan Partai Gerindra jika memberikan karpet merah bagi Budi Arie. Elektabilitas Partai Gerindra akan terjun bebas jika Budi Arie dan Projo masuk," pungkasnya.
Isu ini menjadi sorotan publik dan pengamat politik, menunggu keputusan final Partai Gerindra dalam menyikapi rencana bergabungnya Budi Arie Setiadi dan massa Projo.
Artikel Terkait
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru, Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis BGN Rugikan Negara Ratusan Triliun
PDIP Balas Sindiran Golkar: Urus Saja Pemadaman Listrik, Jangan Sibuk Mengurusi Posisi Kami
Jokowi Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Siap Hadirkan Ijazah Asli di Sidang
Mahfud MD Akui Sejak Awal Ragu Pemerintah Serius Reformasi Polri, Sebut Rekomendasi Tim Mandek Tanpa Tindak Lanjut