PKB Dukung Penuh Dua Periode Prabowo, Bahas Cawapres Belum Dimulai

- Jumat, 06 Februari 2026 | 07:25 WIB
PKB Dukung Penuh Dua Periode Prabowo, Bahas Cawapres Belum Dimulai

PARADAPOS.COM - Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) secara resmi menyatakan dukungan bulatnya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat dua periode. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPP PKB, Saiful Huda, dalam keterangan persnya kepada wartawan pada Jumat, 6 Februari 2026.

Dukungan untuk Dua Periode, Fokus ke Program Ekonomi

Dalam kesempatan tersebut, Huda dengan tegas mengonfirmasi komitmen partainya. Sikap politik ini menegaskan posisi PKB sebagai salah satu partai pendukung pemerintah di tengah dinamika koalisi.

“Ya PKB bulat dukung untuk minimal dua periode,” tegas Huda.

Meski demikian, ketika ditanya mengenai kemungkinan mendukung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai pendamping Prabowo pada Pilpres 2029, Huda menyatakan bahwa pembahasan mengenai calon wakil presiden belum masuk dalam agenda partainya.

“Sementara ini yang jadi diskusi kita mendukung Pak Presiden dulu. Kita belum, belum ngomongin soal cawapres,” jelas legislator dari PKB itu.

Belum Bahas Cawapres, Respons Terhadap Sinyal PAN

Pernyataan Huda ini sekaligus menjadi respons terhadap sinyal politik yang dilontarkan partai koalisi lainnya, Partai Amanat Nasional (PAN). Sehari sebelumnya, PAN menyatakan dukungannya kepada Prabowo namun juga membuka peluang untuk menduetkannya dengan Ketua Umum mereka, Zulkifli Hasan.

Menanggapi hal itu, Huda kembali menegaskan bahwa PKB masih berfokus pada dukungan terhadap agenda Presiden, khususnya program ekonomi yang menjadi perhatian utama partainya.

“Belum, kita belum ngobrolin itu (Wapres). Sementara ini fokus kita bantu Pak Prabowo dan melihat beberapa agenda strategis beliau, terutama yang menjadi preferensi kuat PKB adalah menyangkut soal keinginan beliau membikin sistem ekonomi baru, yang kami sebutnya sebagai sistem perubahan sistem ekonomi konstitusi itu,” ujarnya.

“Jadi ekonomi konstitusi yang beliau sampaikan di berbagai forum di internal PKB, menyangkut soal komitmen beliau akan menjalankan Pasal 33 itu,” lanjut Huda, merujuk pada pasal dalam UUD 1945 yang mengatur prinsip perekonomian nasional.

Sinyal Dukungan dan Ambisi PAN

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP PAN, Eddy Soeparno, telah menyampaikan sikap partainya. Dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Kamis (5/2/2026), Eddy menyatakan PAN akan mendukung Prabowo namun juga melihat peluang untuk mengusung kadernya seiring dengan aturan ambang batas pencalonan presiden yang dihapus.

“Bagi saya ya, bagi saya, saya adalah partai politik dan apalagi partai politik itu sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya dengan tidak ada presidential threshold. Tentu saya mau dukung Pak Zulhas. Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulkifli Hasan mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029," kata Eddy.

Dua pernyataan dari partai koalisi ini menunjukkan bahwa meski dukungan untuk Prabowo Subianto pada periode kedua sudah mulai mengkristal, pembahasan mengenai format pasangan calon untuk Pilpres 2029 masih akan menjadi ruang diskusi dan dinamika politik yang panjang di internal koalisi pemerintah.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar