NASA Bantah Klaim Kim Kardashian: Pendaratan di Bulan Bukan Hoax

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 03:50 WIB
NASA Bantah Klaim Kim Kardashian: Pendaratan di Bulan Bukan Hoax

NASA Buka Suara Soal Pernyataan Kim Kardashian: Pendaratan di Bulan Bukan Kebohongan

NASA secara resmi memberikan tanggapan setelah pernyataan kontroversial Kim Kardashian tentang pendaratan manusia di Bulan yang disebutnya sebagai "kebohongan besar" menjadi viral di media sosial. Administrator NASA Sean Duffy dengan tegas membantah klaim tersebut.

Pernyataan Tegas NASA Soal Pendaratan Bulan

Sean Duffy menegaskan bahwa misi pendaratan di Bulan yang dilakukan astronot Neil Armstrong dan Buzz Aldrin pada 20 Juli 1969 adalah fakta sejarah yang tidak perlu diragukan. Melalui akun X pribadinya, Duffy menyatakan: "Kim Kardashian, kami (NASA) pernah ke Bulan sebelumnya, (sudah) 6 kali!"

Klaim Kontroversial Kim Kardashian

Keraguan Kim Kardashian terhadap pendaratan di Bulan terungkap dalam episode terbaru serial "The Kardashians". Dalam episode tersebut, Kim yang sedang berada di lokasi syuting drama "All's Fair" karya Ryan Murphy, mengungkapkan keyakinannya bahwa pendaratan di Bulan adalah palsu.

Salah satu argumen yang dikemukakan Kim adalah klaim bahwa Buzz Aldrin pernah mengatakan tidak pernah mendarat di Bulan. Hal inilah yang membuatnya meyakini misi Apollo 11 tidak pernah terjadi.

NASA Dituding Membuat Video Palsu

Lebih lanjut, Kim Kardashian meyakini bahwa rekaman NASA yang menunjukkan astronot menginjakkan kaki di Bulan hanyalah akting belaka. Menurutnya, NASA membuat video tersebut layaknya pembuatan film dengan aktor yang berperan.

"Itu palsu. Tidak pernah terjadi (manusia mendarat di Bulan)," tegas Kim Kardashian dalam episode tersebut.

Pernyataan kontroversial ini kembali memicu perdebatan mengenai teori konspirasi pendaratan di Bulan yang telah bertahun-tahun beredar di masyarakat.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar