10 Saham Paling Aktif di BEI 27-31 Oktober 2025: Data & Analisis

- Sabtu, 01 November 2025 | 23:25 WIB
10 Saham Paling Aktif di BEI 27-31 Oktober 2025: Data & Analisis
10 Saham Paling Aktif Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Pekan 27-31 Oktober 2025

Rekap Pasar: 10 Saham Paling Aktif Diperdagangkan di BEI Pekan 27-31 Oktober 2025

Periode perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27-31 Oktober 2025 menunjukkan dinamika yang menarik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 8.163,875, mengalami perubahan sebesar 1,3 persen dibanding pekan sebelumnya.

Aktivitas pasar selama sepekan tersebut tercatat cukup tinggi. Rata-rata volume transaksi harian naik 3,72 persen menjadi 31,61 miliar saham. Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami kenaikan sebesar 1,55 persen menjadi Rp22,63 triliun.

Berikut adalah daftar 10 saham paling aktif yang paling sering ditransaksikan di BEI selama periode tersebut, berdasarkan data frekuensi perdagangan.

Daftar 10 Saham Paling Aktif Di BEI

1. COCO (PT Wahana Interfood Nusantara Tbk)

Saham COCO meraih posisi puncak sebagai saham paling aktif. Frekuensi transaksinya mencapai 270 ribu kali dengan nilai perdagangan kumulatif sebesar Rp1,27 triliun.

2. CDIA (PT Chandra Daya Investasi Tbk)

Anak usaha Chandra Asri Pacific (TPIA) ini ditransaksikan sebanyak 253 ribu kali. Nilai perdagangan saham CDIA mencapai Rp2,20 triliun.

3. BRMS (PT Bumi Resources Minerals Tbk)

BRMS mencatatkan frekuensi transaksi yang tinggi, yaitu 240 ribu kali. Nilai transaksinya bahkan menembus angka Rp2,83 triliun.

4. ADRO (PT Alamtri Resources Indonesia Tbk)

Saham ADRO diperdagangkan sebanyak 220 ribu kali. Nilai perdagangan untuk saham sumber daya alam ini mencapai Rp2,48 triliun.

5. BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk)

Emiten bank BUMN ini mencatat frekuensi perdagangan 209 ribu kali. Nilai transaksi saham blue chip BBRI tembus Rp5,54 triliun.

6. REAL (PT Repower Asia Indonesia Tbk)

REAL membukukan frekuensi transaksi sebanyak 206 ribu kali. Nilai perdagangannya mencapai Rp533,74 miliar.

7. COIN (PT Indokripto Koin Semesta Tbk)

Emiten yang bergerak di bidang kripto ini diperdagangkan sebanyak 203 ribu kali. Nilai transaksi COIN mencapai Rp3,03 triliun.

8. BBCA (PT Bank Central Asia Tbk)

Bank pelopor ini mencatat frekuensi perdagangan hingga 184 ribu kali. Dengan nilai transaksi sebesar Rp8,78 triliun, BBCA mencatat nilai perdagangan tertinggi dalam daftar ini.

9. BMRI (PT Bank Mandiri (Persero) Tbk)

Saham bank BUMN lainnya, BMRI, diperdagangkan sebanyak 183 ribu kali. Nilai transaksinya juga tinggi, menembus Rp5,63 triliun.

10. PTRO (PT Petrosea Tbk)

Mengisi posisi kesepuluh, saham PTRO dari grup Prajogo Pangestu ini ditransaksikan 166 ribu kali. Nilai perdagangannya mencapai Rp3,63 triliun.

Data ini memberikan gambaran jelas mengenai saham-saham dengan likuiditas tinggi yang menarik minat investor di pasar modal Indonesia pada akhir Oktober 2025. Saham-saham dari sektor komoditas, perbankan, dan teknologi menjadi yang paling banyak diperhatikan.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar