paradapos.com - Bank Jatim telah melakukan pembayaran kepada PT Samudra Luas Inti Media sebesar Rp 900.000.000 dengan 3 (tiga) termin sesuai kesepakatan.
Demikian klarifikasi yamg disampaikan oleh Bank Jatim melalui Hak Jawab yang disampakan kepada redaksi.
Dengan demikian pemberitaan berjudul ”Gathering ASN Pemprov Jatim – Bank Jatim Sukses, tetapi Pembayaran Masih Nyantol Rp 500 juta” adalah tidak benar.
Di bawah ini adalah Hak Jawab dari Bank Jatim, sebagai berikut:
Nomor : 063/CSE/CKOR/SRT Surabaya
Kepada Yth.
Pemimpin Redaksi paradapos.com
di tempat
Perihal: Hak Jawab
Menindaklanjuti pemberitaan di paradapos.com tanggal 12 Januari 2024 dengan judul ”Gathering ASN Pemprov Jatim – Bank Jatim Sukses, tetapi Pembayaran Masih Nyantol Rp 500 juta” dengan ini dapat diinformasikan sebagai berikut :
1. Bank Jatim telah melakukan pembayaran kepada PT Samudra Luas Inti Media sebesar Rp 900.000.000 dengan 3 (tiga) termin sesuai kesepakatan antara Bank Jatim dan PT Samudra Luas Inti Media yang tercantum di dalam Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK);
2. Dugaan adanya tindak pidana korupsi serta penyalahgunaan wewenang dan jabatan yang dilakukan oleh pihak Bank Jatim adalah tidak benar.
Bank Jatim memiliki bukti-bukti pembayaran yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan;
3. Kami mohon agar media paradapos.com melakukan klarifikasi yang berisi bahwa pemberitaan ”Gathering ASN Pemprov Jatim – Bank Jatim Sukses, tetapi Pembayaran Masih Nyantol Rp 500 juta” tidak benar karena hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap citra perusahaan kami;
4. Apabila klarifikasi dari pihak paradapos.com tidak segera dilakukan, maka Bank Jatim berhak untuk melakukan somasi kepada media saudara karena sudah melakukan pencemaran nama baik.
Demikian untuk diketahui dan atas perhatiannya disampaikan terima kasih.
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TIMUR Tbk
WIOGA ADHIARMA AJI
VP Corporate Secretary
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hallo.id
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat