"Artinya mengupayakan satu keseimbangan baru, tetapi dalam keseimbangan itu juga dimungkinkan publik menakar sendiri apakah keterangan Hasto itu masuk akal apa tidak," tuturnya.
Dari kalimat yang diucapkan Hasto, Sekjen PDIP itu dinilai tidak hanya bersumpah atas nama moral, tapi juga agama.
Dari pernyataan tersebut, lanjut Rocky, dapat ditafsirkan bahwa Hasto dan PDIP memang akan membuktikan kejahatan politik Jokowi.
Termasuk kejahatan politik yang nyata terlihat dengan memanipulasi konstitusi supaya dinasti Jokowi berlanjut dalam jajaran eksekutif.
Dalam hal ini meloloskan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi, menjadi wakil presiden.
"Jadi kelihatannya itu data awal dan kita tunggu perkembangan berikutnya. Apa reaksi Jokowi, terutama bagaimana presiden mulai membaca bahwa keadaan ini atau perseteruan ketegangan politik antara Megawati dan Jokowi itu akan sangat mempengaruhi persepsi politik luar negeri terhadap stabilitas politik Indonesia," tuturnya.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Sidang Ijazah Jokowi: Saksi KKN Dianggap Tidak Sinkron, Ini Analisis Lengkapnya
KPK Akui Peran Warganet Bongkar Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil ke Luar Negeri
KPK Amankan 3 Kg Emas dan Uang Miliaran Rupiah dalam OTT Pejabat Bea Cukai
KPK Gelar OTT di Jakarta & Banjarmasin: Dua Kasus Korupsi Ditangani Bersamaan