Soeharto Layak Jadi Pahlawan Nasional? Pro Kontra Gelar untuk Presiden ke-2 RI
Wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada mantan Presiden RI ke-2, Soeharto, kembali mencuat dan memicu perdebatan sengit di kalangan publik. Isu ini memecah opini menjadi dua kubu: yang mendukung dan yang menolak dengan tegas.
Alasan Kuat Penolakan Gelar Pahlawan untuk Soeharto
Penolakan terhadap usulan ini didasarkan pada catatan kelam pemerintahan Orde Baru. Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyatakan dengan tegas bahwa Soeharto tidak layak menyandang gelar pahlawan nasional. Penolakan ini berakar pada beberapa faktor krusial.
Praktik KKN dan Otoritarianisme
Menurut Ray, pemerintahan Soeharto dikenang dengan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang masif, yang bahkan telah diakui dalam ketetapan MPR. Selain itu, era tersebut juga ditandai dengan sistem pemerintahan yang otoriter, di mana demokrasi dibungkam selama puluhan tahun.
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta (Euro) ke Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Noel Ebenezer
Dokumen Epstein: Kaitan Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA Terungkap
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Wajib Sertifikat
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024: IDCloudHost, OVHcloud, Hetzner, dll.