Kejagung Usut Dugaan Pembalakan Liar di Balik Banjir Bandang Sumatera
PARADAPOS.COM – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Kejaksaan Agung akan mengusut dugaan kuat aktivitas pembalakan liar (illegal logging) di balik musibah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami fakta-fakta yang muncul, termasuk pemberitaan media dan bukti visual dari lokasi bencana.
"Yang jelas nantikan dari fakta-fakta di media akan dimaksudnya nanti akan didalami. Apakah itu memang bencana alam seperti apa, kalau memang ada perbuatan manusia akan (didalami)," kata Anang Supriatna, Selasa (2/12/2025).
Ia menegaskan komitmen penegakan hukum. Jika investigasi menemukan bukti aktivitas ilegal yang memperparah dampak bencana, proses hukum akan segera digerakkan.
"Ketika nanti ada di situ, ada unsur kesengajaan, pastinya penegak hukum ke depan akan mengambil tindakan hukum,” tegasnya.
Kayu Gelondongan Terseret Arus Banjir
Penyelidikan ini semakin kuat setelah beredar video di media sosial yang menunjukkan puluhan kayu gelondongan hanyut terseret derasnya aliran banjir di Sumatera Utara. Video yang diduga berasal dari wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah itu langsung memantik kecurigaan publik.
Banyak warganet yang mengaitkan keberadaan kayu gelondongan tersebut dengan praktik pembalakan liar di hutan sekitar. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai kontribusi kerusakan hutan terhadap frekuensi dan intensitas bencana alam yang terjadi.
Satgas PKH Kejagung kini berfokus untuk mengungkap apakah ada korelasi langsung antara praktik illegal logging dengan terjadinya banjir bandang dan longsor yang menimbulkan kerugian besar tersebut.
Artikel Terkait
Enam Foto Pria Diduga Pelaku Pengeroyokan Pencuri Ayam di Tabanan Viral, Polisi Belum Beri Keterangan Resmi
Penjaga Rumah Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas di Jakarta Selatan, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Maaf ke Prabowo Usai Jadi Tersangka TPPU, Klaim Dikriminalisasi
Pernyataan “Londo Ireng” Berbalik: Warganet Ungkap Leluhur Prabowo dari Garis Ibu Pernah Jadi Kapten Pasukan Kolonial Belanda