Bantuan yang ditarik dan dikembalikan mencakup sejumlah besar logistik, yaitu:
- 30 Ton Beras
- 300 Paket Sembako
- Perlengkapan Bayi
- Perlengkapan Ibadah
Nasib Korban Banjir dan Tanggapan Wali Kota
Hingga berita ini diturunkan, Wali Kota Medan belum dapat memastikan apakah bantuan yang ditarik akan segera diganti dengan logistik dari pemkot. Di sisi lain, keluhan datang dari warga di daerah terdampak parah seperti Medan Marelan yang mengaku belum menerima bantuan sama sekali.
Menanggapi keluhan dari 19 kecamatan yang terdampak, Rico Waas memberikan respons normatif. "Regulasi dari pusat dan instruksi Gubernur harus kita patuhi. Mengenai distribusi bantuan di wilayah lain, kami sedang upayakan sesuai prosedur yang ada," jelasnya.
Dampak dan Reaksi Masyarakat
Kebijakan penarikan bantuan UEA ini menuai reaksi beragam dari publik, khususnya para korban banjir yang sedang sangat bergantung pada bantuan logistik untuk bertahan hidup pasca rumah mereka terendam.
Keputusan ini menyisakan tanda tanya besar mengenai mekanisme koordinasi bantuan bencana dan kejelasan bantuan pengganti bagi ribuan warga yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein: Kaitan Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA Terungkap
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Wajib Sertifikat
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024: IDCloudHost, OVHcloud, Hetzner, dll.
Siapa Ayah Kandung Ressa Rossano? Denada Akui Anak, Adjie Pangestu Bantah