Fakta Baru Kematian Lula Lahfah: Polisi Duga Reza Arap Ada di TKP
PARADAPOS.COM - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan terus mendalami kasus kematian selebgram Lula Lahfah. Terbaru, polisi menyatakan bahwa Reza Arap, kekasih mendiang, diduga kuat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat insiden terjadi.
Reza Arap Belum Penuhi Panggilan Pemeriksaan
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memanggil enam orang saksi untuk dimintai keterangan. Salah satunya adalah Reza Arap. Namun, YouTuber tersebut belum memenuhi panggilan pemeriksaan yang dinilai krusial untuk penyelidikan.
Dugaan Keberadaan di TKP Berdasarkan Keterangan Saksi
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, mengonfirmasi bahwa dugaan Reza Arap berada di TKP berasal dari keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa. "Sampai saat ini dugaan untuk pacarnya ada dari keterangan bahwa ada di TKP. Oleh karena itu, kita tetap melakukan klarifikasi terhadap saudara RA ini," ujar Iskandarsyah, Senin (26/1/2026).
Meski demikian, waktu pastinya—apakah sebelum atau setelah Lula Lahfah ditemukan meninggal—masih dalam penyelidikan. Keterangan Reza Arap diharapkan dapat merangkai kronologi kematian Lula Lahfah secara lebih akurat.
Status Masih Saksi, Polisi Harap Kooperatif
Posisi Reza Arap hingga kini masih sebagai saksi yang dimintai klarifikasi. Polisi menekankan pentingnya sikap kooperatif dari dirinya untuk kelancaran proses hukum. "Oleh karena itu, kita tetap melakukan klarifikasi dan saudara RA ini, pacarnya, kooperatif dan akan hadir pada pemeriksaan," imbuh Iskandarsyah.
Dua Saksi Pertama Temukan Korban
Sebelumnya, polisi mengungkap bahwa ada dua orang yang pertama kali menemukan Lula Lahfah dalam keadaan tidak bernyawa di apartemennya di Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 26 Januari 2026. Kedua saksi tersebut adalah asisten pribadi korban dan petugas keamanan apartemen.
Penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap sebab kematian selebgram kelahiran 1999 tersebut.
Artikel Terkait
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Seluruh Aset Sitaan Dikembalikan
Menko Polkam Tegaskan Tindakan Hukum Tegas untuk Penginjakan Garuda, Pengibaran Bendera GAM, dan Kericuhan Demo Papua
Gempa M 7,7 di NTT Tewaskan 47 Orang, 5.434 Warga Mengungsi
Wacana Cetak Ulang Buku Pelajaran Menuai Kritik: Ekonom Soroti Pemborosan Anggaran dan Nasib Buku Sekolah Elektronik