Ade Darmawan Desak Rismon Sianipar Ungkap Pendana Isu Ijazah Jokowi

- Senin, 30 Maret 2026 | 07:50 WIB
Ade Darmawan Desak Rismon Sianipar Ungkap Pendana Isu Ijazah Jokowi

PARADAPOS.COM - Ade Darmawan, pelapor kasus tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (30/3/2026). Kedatangannya terkait agenda restorative justice (RJ) yang melibatkan Rismon Sianipar, ahli forensik digital yang sebelumnya terlibat dalam kasus serupa. Dalam kesempatan itu, Ade mendesak Rismon untuk mengungkap identitas pihak yang diduga mendanai penyebaran isu tersebut, serta meminta polisi menindaklanjuti laporannya secara hukum.

Desakan di Depan Polda Metro Jaya

Usai menjalani proses RJ, Ade Darmawan menyampaikan pernyataan tegas di hadapan awak media. Ia menekankan bahwa Rismon Sianipar tidak boleh menganggap remeh persoalan ini dan harus mengungkap semua fakta yang diketahuinya, terutama mengenai sumber pendanaan.

"Hari ini kedatangan kami dipanggil penyidik Polda Metro Jaya dalam rangka RJ. Hari ini saya juga ingin menyampaikan pada Saudara Rismon, jangan bermain-main dengan persoalan ini, ungkap semuanya, usut segera siapa yang mendanai, ini harus diproses, kalau perlu diterapkan pasal TPPU," tegas Ade.

Tantangan untuk Sang "Pendana"

Ade Darmawan tidak berhenti di situ. Ia secara terbuka menantang sosok yang disebut-sebut berada di balik pendanaan untuk Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa agar tampil ke publik. Pernyataannya bernada keras dan penuh keyakinan.

"Anda yang berada di belakang ini kalau memang betul keterangan Saudara Rismon di TV, Anda harus keluar, jangan bersembunyi, jangan cuman mendanai, keluar, sampaikan ijazahnya palsu saya tantangin Anda, ngapain Anda bersembunyi di belakang mengatasnamakan peneliti yang tidak kompeten," tuturnya.

Menurut Ade, karena Rismon kini telah menyadari keaslian ijazah Jokowi berdasarkan penelitian ulangnya, maka kepolisian harus segera mengusut tuntas semua pihak yang terlibat. Ia juga mendesak agar Roy Suryo dan Dokter Tifa segera ditahan untuk mencegah isu ini terus berkembang.

Latar Belakang: Perubahan Sikap Rismon Sianipar

Desakan Ade Darmawan ini tidak terlepas dari perkembangan terbaru dari Rismon Sianipar sendiri. Sebelumnya, ahli forensik digital yang semula menggugat keaslian ijazah Jokowi itu telah mengubah sikapnya. Ia bahkan telah melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Jokowi di Solo pada Kamis (12/3/2026) untuk menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi temuan barunya.

Dalam pertemuan yang berlangsung hampir satu jam itu, Rismon didampingi oleh kuasa hukumnya. Usai bertemu, ia mengaku telah melakukan penelitian independen lanjutan selama dua bulan terakhir.

"Tapi, penelitian adalah penelitian. Yang bisa menguji penelitian adalah hasil penelitiannya. Baik orangnya, atau orang lain. Ya sudah, saya sampaikan itu kepada penyidik sekitar seminggu yang lalu," jelas Rismon mengenai temuan barunya yang justru mengonfirmasi keaslian dokumen yang sebelumnya ia persoalkan.

Ia mengakui siap menerima segala konsekuensi, termasuk dicap sebagai pengkhianat, atas perubahan posisinya ini. Rismon menyatakan dirinya juga merasa tersakiti oleh temuan terbaru tersebut, namun ia memegang teguh prinsip bahwa hasil penelitianlah yang harus berbicara.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar