Harta Gibran Naik Rp395 Juta, Didominasi Tanah dan Bangunan Senilai Rp17,4 Miliar

- Jumat, 15 Mei 2026 | 02:00 WIB
Harta Gibran Naik Rp395 Juta, Didominasi Tanah dan Bangunan Senilai Rp17,4 Miliar

PARADAPOS.COM - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melaporkan peningkatan harta kekayaan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru. Berdasarkan dokumen yang diserahkan pada 23 Maret 2026 sebagai laporan periodik tahun 2025, total kekayaan putra Presiden ke-7 Joko Widodo itu mencapai Rp27.915.654.176. Angka ini menandai kenaikan sekitar Rp395,7 juta dibandingkan laporan sebelumnya pada 31 Desember 2026 yang mencatat total harta sebesar Rp27,5 miliar.

Kenaikan ini, meski tidak terlalu besar, tetap menarik perhatian publik mengingat posisi Gibran sebagai orang nomor dua di negeri ini. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara rutin mempublikasikan data LHKPN sebagai bentuk transparansi penyelenggara negara, dan laporan Gibran kali ini pun dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat.

Mayoritas Berupa Tanah dan Bangunan

Komposisi harta Gibran masih didominasi oleh aset properti. Tanah dan bangunan yang ia miliki tercatat senilai total Rp17.440.000.000. Aset ini tersebar di tujuh titik lokasi, meliputi wilayah Surakarta dan Sragen. Seluruh properti tersebut disebutkan berstatus hasil usaha sendiri, bukan hibah atau pemberian pihak lain.

Keberadaan aset di dua kota di Jawa Tengah itu masuk akal mengingat latar belakang Gibran yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Surakarta sebelum menjadi wakil presiden. Wilayah Sragen pun berdekatan dengan Solo, sehingga masuk dalam radius aktivitas ekonominya.

Koleksi Kendaraan yang Variatif

Untuk alat transportasi, Gibran tercatat memiliki delapan unit kendaraan. Daftarnya mencakup sepeda motor klasik hingga mobil keluarga. Dari kategori sepeda motor, ia memiliki Royal Enfield tahun 2017 senilai Rp40 juta, Honda Scoopy 2015 seharga Rp6,5 juta, dan Honda CB-125 buatan 1974 yang dihargai Rp5 juta.

Sementara untuk mobil, kekayaannya meliputi dua unit Toyota Avanza—masing-masing tahun 2016 dan 2012 dengan nilai Rp75 juta dan Rp50 juta—serta Isuzu Panther 2012 senilai Rp55 juta dan Daihatsu Gran Max 2015 seharga Rp55 juta. Komposisi kendaraan ini menunjukkan preferensi pada kendaraan fungsional ketimbang mobil mewah.

Surat Berharga dan Kas Tunai

Selain aset fisik, Gibran juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp280 juta. Ia juga mencatatkan kepemilikan surat berharga sebesar Rp5.552.000.000 serta kas dan setara kas yang mencapai Rp4.357.154.176. Keberadaan instrumen investasi ini menunjukkan diversifikasi portofolio keuangan yang cukup sehat.

Yang patut dicatat, dalam laporan tersebut Gibran tidak mencantumkan utang sama sekali. Artinya, seluruh kekayaan bersih yang dilaporkan merupakan aset murni tanpa beban kewajiban finansial. Dengan demikian, total harta yang ia laporkan adalah Rp27.915.654.176.

Laporan ini menjadi salah satu referensi bagi publik untuk menilai kepatuhan penyelenggara negara dalam mengungkapkan kekayaannya. Meski demikian, transparansi semacam ini diharapkan terus berjalan secara konsisten di masa mendatang.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags