PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menjajaki kerja sama investasi perfilman dengan Goldfinch International Ltd., sebuah langkah strategis untuk memperkuat ekosistem film Jakarta menuju kota sinema yang kompetitif dan terhubung dengan jejaring industri global. Penjajakan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jakarta Experience Board dan Goldfinch International Ltd. di Jakarta Pavilion, Marché du Film, Cannes, Prancis, pada Kamis (14/5). Acara tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Ahmad Mahendra.
Peluang Baru untuk Industri Film Jakarta
Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu, Rano Karno menyampaikan optimisme terhadap langkah awal ini. Ia menekankan bahwa penjajakan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan pintu masuk bagi pengembangan industri film di ibu kota.
“Saya yakin penjajakan kerja sama ini akan membuka peluang baru untuk pengembangan industri film di Jakarta dan tentunya akan memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Jakarta,” ujar Rano.
Menurutnya, kolaborasi dengan mitra global seperti Goldfinch dapat membuka peluang baru sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi Jakarta. Kerja sama yang dijajaki mencakup beberapa aspek penting. Mulai dari pertukaran informasi dan pengetahuan terkait ekosistem film, pengembangan talenta lokal, pembangunan infrastruktur perfilman, hingga kajian kebijakan penerapan insentif industri film.
Langkah Konkret ke Depan
Ke depannya, penjajakan ini akan dilanjutkan secara lebih konkret melalui studi kasus produksi film yang sepenuhnya menggunakan Jakarta sebagai lokasi syuting. Langkah ini diharapkan menjadi pembelajaran berharga untuk memperkuat insentif, layanan produksi, dan kesiapan infrastruktur pendukung perfilman di Jakarta.
Suasana di Cannes saat penandatanganan terasa berbeda dari biasanya. Di tengah hiruk-pikuk pasar film internasional, delegasi Jakarta tampak serius membahas potensi kolaborasi. Rano dan rombongan terlihat antusias, mengingat ini adalah salah satu upaya serius Pemprov untuk mengangkat derajat industri kreatif ibu kota.
Potensi Jakarta di Mata Investor Global
Chief Operating Officer Goldfinch International Ltd., Phill McKenzie, memberikan pandangannya tentang potensi Jakarta. Ia menilai ibu kota Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat film, tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di Asia secara keseluruhan.
Dia menyebut pertumbuhan industri konten di Indonesia, khususnya Jakarta, menunjukkan perkembangan yang kuat dan menjanjikan.
“Saya sudah berkeliling di negara dunia bagian selatan, dan Indonesia, dalam hal ini Jakarta, bertumbuh sangat pesat di industri konten. Saya harap ini bisa menjadi langkah kerja sama yang baik untuk bersama membangun ekosistem film yang kuat,” kata Phill.
Goldfinch International Ltd. sendiri bukanlah pemain baru. Perusahaan yang berbasis di London, Inggris, ini telah bergerak di bidang investasi industri film, media, konten, dan hiburan sejak 2013. Portofolionya cukup gemuk: telah mendanai lebih dari 300 judul film dengan kekuatan modal lebih dari 300 juta dolar AS.
Selain itu, Goldfinch juga terlibat dalam penguatan ekosistem film di sejumlah negara, termasuk Qatar dan Thailand. Perusahaan ini juga aktif mengembangkan teknologi produksi film, termasuk pemanfaatan AI engine untuk menunjang proses kreatif.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Xiaomi Siapkan Earbud Clip-on Perdana dengan Bobot 5,5 Gram dan Fitur AI Penerjemah 21 Bahasa
Persebaya Kokoh di Peringkat Empat Usai Hancurkan Semen Padang 7-0, Malut United dan Dewa United Terancam
Pemerintah Siapkan Insentif Bertingkat untuk Mobil Listrik, Dibedakan Berdasarkan Jenis Baterai
Aston Villa Kunci Tiket Liga Champions Usai Taklukkan Liverpool 4-2