Petani di Limapuluh Kota Selamat Setelah 10 Hari Tersesat di Hutan, Akui Temui Penari Misterius

- Kamis, 14 Mei 2026 | 15:00 WIB
Petani di Limapuluh Kota Selamat Setelah 10 Hari Tersesat di Hutan, Akui Temui Penari Misterius

PARADAPOS.COM - Seorang petani lanjut usia bernama Irman (61) ditemukan dalam kondisi selamat setelah tersesat selama sepuluh hari di kawasan hutan Bukit Rangkak, Jorong Lubuak Limpato, Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. Ia ditemukan oleh seorang petani lain pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di kawasan Landia, Jorong Hulu Aia, Nagari Harau, Kecamatan Harau. Selama periode hilang sejak Minggu (3/5/2026) pagi, Irman mengaku mengalami serangkaian peristiwa tak lazim, termasuk bertemu dengan sesosok perempuan penari di sebuah rumah megah di tengah hutan.

Berbekal Air Minum dan Rokok

Kronologi kejadian bermula saat Irman berangkat dari rumah menuju ladangnya untuk memanen petai sekitar pukul 09.30 WIB. Anak kandungnya, M. Fajar, menuturkan bahwa ia sempat berusaha mencegah ayahnya pergi, namun sang ayah tidak mengindahkan larangan tersebut.

Menurut penjelasan Fajar, ayahnya hanya membawa satu botol air minum berwarna merah muda sebagai bekal. Sebelum memasuki kawasan hutan, Irman sempat singgah di sebuah kedai untuk membeli rokok. Sesampainya di ladang, ia memanen petai dan memasukkannya ke dalam tas sandang. Namun, saat hendak kembali pulang, ia mendapati dirinya tidak lagi mampu menemukan jalan keluar.

Berputar-putar di Tempat yang Sama

Fajar menceritakan pengakuan ayahnya kepada tim penyelamat pada Kamis (14/5/2026).

“Semakin berjalan, ayah kami hanya kembali ke tempat yang sama. Tidak sampai-sampai, hanya terasa berputar-putar di tempat yang sudah dilewatinya,” kata Fajar.

Selama sepuluh hari berada di tengah hutan, Irman sesekali berhenti dan berteduh menggunakan kayu-kayu yang ia temukan di lokasi. Dalam kondisi tersesat, ia mengaku tidak pernah tidur dan tidak merasakan lapar, dingin, maupun gigitan nyamuk.

Perjumpaan dengan Sosok Misterius

Fajar melanjutkan bahwa ayahnya beberapa kali mengaku bertemu orang lain di dalam hutan. Salah satunya adalah seseorang yang sedang memikat burung. Namun, ketika Irman memanggil, orang tersebut seolah tidak mendengar dan tidak melihat keberadaannya.

“Di tengah perjalanan, ayah saya mengaku beberapa kali bertemu orang di dalam hutan. Salah satunya seseorang yang sedang memikat burung, namun ketika dipanggil orang itu tidak mendengar dan tidak melihat keberadaannya,” ujarnya.

Kejadian lain yang diceritakan Irman adalah saat ia mendatangi sebuah rumah besar, megah, dan indah yang berdiri di tengah hutan. Di dalam rumah tersebut, ia bertemu dengan seorang perempuan yang sedang menari.

“Menurut cerita ayah kami, perempuan itu bersikap ramah dan sempat menawarkan rendang daging kepadanya. Namun tawaran tersebut ditolak ayahnya, lalu ia meninggalkan rumah itu dan kembali berjalan mencari jalan pulang,” tuturnya.

Ditemukan dalam Kondisi Kelelahan

Setelah sepuluh hari berjuang, Irman akhirnya ditemukan oleh seorang petani di kawasan Landia. Saat ditemukan pada Rabu sore, ia dalam kondisi kelelahan namun masih sanggup berjalan. Petani tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada keluarga dan warga setempat, yang segera mengevakuasi Irman untuk mendapatkan perawatan.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar