"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," peringatan ini disampaikan BMKG melalui akun resmi mereka.
Pihak BMKG juga aktif memberikan pembaruan dan informasi terkini terkait situasi gempa kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi.
Walaupun hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa ini, pemerintah setempat dan tim penanggulangan bencana sedang melakukan pemantauan dan evaluasi dampak di lapangan.
Gempa ini menambah daftar peristiwa geologis signifikan di Indonesia, negara yang berada di Jalur Cincin Api Pasifik dan seringkali menjadi episentrum gempa bumi.
Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi dari sumber resmi, seperti BMKG, agar dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.
Sebagai bentuk tanggapan terhadap kejadian ini, BMKG telah meningkatkan kewaspadaan dan pemantauan terhadap potensi gempa bumi susulan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bandunginsider.com
Artikel Terkait
SP3 Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis: Intervensi Politik atau Restorative Justice?
Ketua RT Tabung Gaji 7 Tahun untuk Ronda Malam Pakai Drone, Kisah Inspiratif
Daftar Lengkap 11 Korban Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros: Identitas Kru dan Penumpang
Anggota Brimob Aceh Dipecat Polda Usai Desersi & Gabung Tentara Bayaran Rusia