Di Kecamatan Cibitung misalnya, tepatnya di Kampung Cigaru, Desa Cidahu, sebuah rumah rusak. Rumah tersebut dihuni oleh seorang lansia berusia 70 tahun bernama Nonon.
"Alhamdulillah tidak ada korban, sebab saat itu rumah dalam keadaan kosong karena penghuninya sedang menginap [di tempat lain]," kata Camat Cibitung, Kurnia Abdullah, saat dikonfirmasi kumparan, Minggu (28/4) dini hari.
Kurnia mengungkapkan, rumah tersebut berada di belakang kantor desa. Di Kecamatan Cibitung itu, kata Kurnia, baru rumah Nonon saja yang dilaporkan rusak akibat gempa ini.
"Sampai saat ini,d ata yang sudah dilaporkan dan dipantau baru itu," ucapnya.
Sementara itu, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi juga menginformasikan ada sebuah rumah di Kampung Sawah Garung, Desa Loji, Kecamatan Simpenan yang terdampak gempa. Guncangan gempa membuat bagian atap dan samping rumah ambruk.
Sementara itu, di Kampung Datardangdeur, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, gempa membuat plafon Masjid Attaqwa ambruk.
Artikel Terkait
Surat Anak SD Bunuh Diri di NTT: Analisis Dampak Kemiskinan dan Tanggung Jawab Negara
Ancaman Militer AS ke Iran: Analisis Dampak Hegemoni & Solusi Diplomasi Global
Izin SMA Siger Bandar Lampung Ditolak Disdikbud, Siswa Harus Pindah Sekolah
Presiden Prabowo Jelaskan Alasan Indonesia Gabung Board of Peace, Dapat Dukungan 16 Ormas Islam