Bentrokan antara massa pendemo dan aparat kepolisian meletus di sejumlah titik di Jakarta pasca demonstrasi di DPR RI pada Kamis (28/8/2025) yang berakhir ricuh. Di tengah kondisi Jakarta yang memanas itu, polisi secara membabi buta mengeroyok pendemo yang tertangkap.
Insiden pengeroyokan itu sempat terpantau dalam siaran live akun TikTok, @badaii_90.
Dalam siaran live itu, bentrokan meletus saat polisi memukul mundur massa pendemo hingga ke kawasan jalan Asia Afrika pada petang ini.
Dipantau dalam siaran live akun @badaii_90, tampak puluhan polisi mengeroyok diduga pendemo yang tertangkap. Bahkan, pria perekam video live itu sampai berteriak kepada aparat agar menyudahi aksi kekerasan tersebut.
"Woi mati anak orang woi," pekik perekam video dilihat dalam siaran live akun, @badaii_90.
Namun terlihat teriakan itu tidak dihiraukan oleh puluhan polisi. Bahkan, mereka terlihat makin beringas.
"Udah woi, kasihan tuh," ujar pria tersebut dalam video live TikTok itu.
Dalam live itu, tampak situasi makin memanas. Sejumlah aparat yang menggunakan sepada motor pun tampak melaju kencang untuk mengejar massa pendemo saat kocar-kacir.
Sapu Bersih Pendemo di DPR
Setelah massa pendemo dipukul mundur oleh aparat kepolisian, situasi di depan gerbang utama Gedung DPR/MPR RI terlihat telah steril.
Menukil laporan Antara pada Kamis sore sekitar pukul 17.14 WIB, terlihat hanya aparat petugas Brimob dan Sabhara yang tengah beristirahat di depan Gedung DPR RI. Para aparat itu tetap berjaga-jaga meski di depan DPR kini telah sepi massa pendemo.
Saat terjadi bentrokan di depan DPR, polisi memukul mundur peserta aksi ke arah Pejompongan, Slipi. Selain itu, massa pendemo juga ada yang mundur hingga ke arah Senayan.
Dalam satu jam terakhir, puluhan petasan meletus sebagai bentuk perlawanan kepada petugas.
Selain itu, lemparan batu dan benda keras terus dilayangkan kepada petugas di bawah jalan layang (flyover) Slipi.
Sumber: suara
Foto: Live TikTok rekam aksi beringas polisi keroyok pendemo yang tertangkap. (tangkapan layar/TikTok)
Artikel Terkait
Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026
Mahasiswa Semarang Gelapkan 40 Motor demi Gaya Hidup dan Aplikasi Kencan
Raffi Ahmad Minta Pendampingan Hotman Paris Usai Namanya Disebut dalam Sidang Blueray Cargo
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Klaim Serahkan 26 Nama ke Kejagung, Status Justice Collaborator Masih Menggantung