PARADAPOS.COM - Jakarta, 1 Agustus 2026. Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 resmi ditutup di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Sabtu malam. Momen puncak acara diwarnai laga persahabatan antara Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo berpasangan dengan Widi Chandra Kasih melawan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang berduet dengan Muhammad. Turnamen yang diikuti 1.250 peserta ini juga menjadi ajang pembinaan atlet muda dan para-bulu tangkis, dengan hadirnya legenda bulu tangkis Indonesia seperti Susi Susanti, Alan Budikusuma, Greysia Polii, dan Hariyanto Arbi.
Suasana GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Jumat malam, terasa berbeda dari hari-hari biasa. Riuh tepuk tangan dan sorak sorai penonton memecah keheningan saat nama-nama besar bulu tangkis Tanah Air disebutkan satu per satu. Penutupan Kapolri Cup 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan perayaan olahraga yang menghadirkan keakraban di antara para pejabat negara dan legenda hidup bulu tangkis Indonesia.
Momen yang paling dinanti akhirnya tiba. Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terlihat melangkah masuk ke lapangan, sesekali melambai ke arah penonton. Ia berpasangan dengan Widi Chandra Kasih. Di seberang net, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang berduet dengan Muhammad sudah siap memberikan perlawanan.
Pertandingan persahabatan ini berlangsung kompetitif namun tetap hangat. Sejak set pertama dimulai, kedua pasangan langsung menampilkan permainan terbuka. Jual beli serangan terjadi cepat, memaksa penonton untuk terus mengikuti arah kok yang melesat.
Adu smash keras dari belakang lapangan sesekali mewarnai jalannya laga. Reli panjang yang melibatkan permainan net yang presisi pun beberapa kali terjadi, mengundang decak kagum penonton. Bahlil sempat mencoba melepaskan dropshot halus untuk mengecoh lawan. Sementara itu, Jenderal Sigit dan Widi terus menjaga intensitas tekanan dengan mengandalkan permainan cepat dan penempatan bola yang akurat.
Pasangan Jenderal Sigit-Widi berhasil menjaga momentum permainan. Mereka unggul 15-11 atas Bahlil-Muhammad di set pertama. Persaingan yang ketat namun tetap menjunjung sportivitas inilah yang kemudian menjadi salah satu suguhan paling menarik dalam malam penutupan Kapolri Cup 2026.
Kemeriahan malam itu semakin terasa dengan kehadiran deretan legenda bulu tangkis Indonesia. Susi Susanti, Alan Budikusuma, Greysia Polii, dan Hariyanto Arbi duduk di kursi VVIP, sesekali tersenyum dan melayani permintaan foto dari para penonton yang antusias.
Lebih dari Sekadar Turnamen
Di luar kemeriahan laga persahabatan, Kapolri Cup 2026 memiliki misi yang lebih besar. Turnamen ini menjadi salah satu wadah strategis untuk pembinaan atlet sejak dini. Total 1.250 peserta ambil bagian dalam ajang ini, dengan rincian 748 peserta dari kelas umum kelompok usia U-15, U-17, dan U-19, 432 peserta dari kelas Polri, serta 70 peserta dari kelas para-bulu tangkis.
Penyelenggaraan turnamen ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), dan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI). Kolaborasi ini diarahkan untuk mencari bibit-bibit pemain muda sekaligus membina prestasi atlet bulu tangkis dan para-bulu tangkis Indonesia.
Ruang Inklusif untuk Para-Atlet
Keterlibatan para-bulu tangkis menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan tahun ini. Sebanyak 70 atlet para-bulu tangkis bertanding dalam sejumlah klasifikasi, mulai dari wheelchair, standing lower, standing upper, hingga short stature. Langkah ini menunjukkan komitmen penyelenggara untuk memberikan ruang yang setara bagi semua atlet.
Rangkaian acara penutupan juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada para juara di kelompok umur, para-bulu tangkis, dan beregu Polri. Puncaknya, Kapolri menerima bendera turnamen dari Ketua Umum PBSI sebagai simbol pengembalian mandat penyelenggaraan Kapolri Cup 2026.
Artikel Terkait
Kapolri Tutup Kapolri Cup 2026, 1.250 Atlet Muda dan Para-Bulu Tangkis Berlaga
TNI AL Berangkatkan Armada Perang ke Dabo Singkep untuk Latihan Operasi Amfibi Terintegrasi 2026
Menag: Indonesia Lukisan Tuhan Paling Indah, Indeks Kerukunan Umat Beragama Capai Rekor Tertinggi
BNPP Pastikan Hasil Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan 2026 Jadi Fondasi Percepatan Pembangunan 22 Pusat Pertumbuhan