Warga bernama Agus (45) meninggal dunia usai mendapat perawatan pascaledakan yang terjadi di Jalan Talas 2 RT 003 RW 001 Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan pada Jumat pagi, 12 September 2025.
Agus sebelumnya telah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Tarakan, Jakarta Pusat dan dinyatakan meninggal pada Jumat, 19 September 2025.
"Informasi Agus meninggal dunia sekitar pukul 22.30 WIB, dan informasi duka cita ini langsung menyebarkan ke grup WhatsApp warga," kata Ketua RT/RW 03/01, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Masturo kepada wartawan di Pamulang pada Sabtu, 20 September 2025.
Sementara itu, kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang.
Victor bersama jajaran Polres Tangsel pun mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini.
"Dari awal korban mengalami luka serius, kami sudah berupaya memberikan bantuan medis bersama tim dari RS Hermina Ciputat, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, hingga akhirnya dirujuk ke RSUD Tarakan untuk penanganan lebih lanjut," kata Victor kepada wartawan di Tangsel pada Sabtu, 20 September 2025.
Kendati begitu, ia menegaskan, proses penyelidikan terkait peristiwa ledakan tetap berjalan.
Di sisi lain, hasil pemeriksaan tim ahli Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri telah memastikan bahwa ledakan tersebut murni disebabkan adanya kebocoran tabung gas elpiji 12 kilogram dan memicu akumulasi gas di ruangan tertutup.
"Hasil pemeriksaan ahli sudah kami pegang sebagai bukti, proses penyidikan masih berjalan," pungkas Victor.
Sumber: rmol
Foto: Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang. (Foto: Humas Polres Tangsel)
Artikel Terkait
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Seluruh Aset Sitaan Dikembalikan
Menko Polkam Tegaskan Tindakan Hukum Tegas untuk Penginjakan Garuda, Pengibaran Bendera GAM, dan Kericuhan Demo Papua
Gempa M 7,7 di NTT Tewaskan 47 Orang, 5.434 Warga Mengungsi
Wacana Cetak Ulang Buku Pelajaran Menuai Kritik: Ekonom Soroti Pemborosan Anggaran dan Nasib Buku Sekolah Elektronik