Jerry juga menyinggung dinamika politik di Solo yang menurutnya berperan dalam mengiringi isu tersebut.
"Kemarin ada demo, saya kira geng Solo ikut bermain," tuturnya.
"Setelah gagalnya upaya kudeta terhadap Prabowo, muncul pernyataan Jokowi yang mengaku sejak awal menginstruksikan relawannya mendukung Gibran dua periode bersama Prabowo,” ungkap dia.
Lebih jauh, Jerry menilai kemampuan Gibran belum mumpuni untuk kembali mendampingi Prabowo.
"Kalau melihat kualitas dan kapasitasnya, Gibran lebih sering hanya memantau kondisi pasar," ucapnya.
"Tak ada kelebihan dan keahlian yang signifikan, sehingga sulit mengimbangi Presiden Prabowo,” tegasnya.
Ia pun menyindir rekam jejak Jokowi sejak proyek mobil Esemka hingga kini yang menurutnya penuh kontroversi.
"Ucapan Jokowi makin sulit dipercaya akademisi, kecuali oleh mereka yang buta huruf atau otaknya kosong. Mereka yang tetap percaya hanya akan menelan mentah-mentah setiap omongan sang ‘Raja Jawa’," pungkas Jerry.
Sumber: HarianTerbit
Artikel Terkait
Materai Hijau Ijazah Jokowi: Fakta Klarifikasi Alumni UGM vs Tuduhan Profesor Ciek
Mulyono Purwo Wijoyo Ditangkap KPK: Kronologi Lengkap Korupsi Restitusi PPN Miliaran Rupiah
TNI Klarifikasi Video Viral: Intel Awasi Anies di Warung Soto Karanganyar?
Liu Xiaodong, Otak Pencurian Emas 774 Kg di Ketapang, Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan