TNI Klarifikasi Dugaan Anies Baswedan Diawasi Intel di Warung Soto Karanganyar
PARADAPOS.COM - Pihak TNI melalui Kodam IV/Diponegoro memberikan klarifikasi resmi terkait video viral yang memperlihatkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bertemu dengan tiga anggota intelijen di sebuah warung soto di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Jumat (30/1/2026).
Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Andy Soelistyo, membenarkan bahwa ketiga pria dalam video tersebut adalah anggota intelijen Kodim Karanganyar. Namun, ia menegaskan bahwa pertemuan itu terjadi secara tidak sengaja.
Pertemuan Disebut Kebetulan, Bukan Tugas Khusus
Andy Soelistyo menjelaskan bahwa ketiga anggota tersebut sedang makan siang di Warung Soto Mbok Giyem, Karanganyar, selepas menghadiri rapat pemantauan wilayah. Kehadiran Anies Baswedan di tempat yang sama disebutnya sebagai suatu kebetulan.
"Keberadaan mereka di sana adalah murni sekadar untuk makan siang dan tidak mengetahui bahwa Bapak Anies juga akan makan siang di tempat yang sama," ujar Andy dalam rilis resminya, Rabu (4/2/2026).
Ia menambahkan bahwa Anies-lah yang kemudian mengajak ketiga anggota intel tersebut untuk berfoto bersama. Andy juga menegaskan poin penting bahwa tidak ada kepentingan dari anggotanya untuk mengawasi kegiatan Anies di Karanganyar.
Kronologi Video Viral Pertemuan Anies dan Intel
Video pertemuan ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @lambe_anies pada Minggu (1/2/2026). Dalam video tersebut, Anies Baswedan terlihat mengajak foto bersama tiga orang yang kemudian mengaku bertugas dari Korem dan Kodim Karanganyar.
Anies dalam video mengatakan, "Ayo foto bareng-bareng daripada sembunyi-sembunyi toh, kita enakan foto bareng, mas," sambil menitipkan salam untuk komandan mereka. Juru Bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, telah membenarkan kejadian tersebut.
Kunjungan Anies ke Karanganyar saat itu dalam rangka meresmikan Jembatan Titian Persatuan yang menghubungkan Desa Sambirejo, Kecamatan Jumantono dan Kampung Klotok, Kelurahan Bolong.
Latar Belakang Kunjungan Anies Baswedan ke Karanganyar
Anies Baswedan hadir di Karanganyar untuk meresmikan jembatan gantung pengganti jembatan bambu yang telah puluhan tahun digunakan. Pembangunan jembatan ini dilakukan secara gotong royong melalui pendanaan crowdfunding dari lebih 20 ribu donatur.
"Dengan adanya jembatan ini, diharapkan dapat meningkatkan interaksi ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan antar dua desa," ujar Anies usai peresmian. Kehadiran jembatan baru ini disambut gembira oleh warga setempat yang kini dapat melintas dengan lebih aman dan tenang.
Dengan klarifikasi resmi dari TNI ini, polemik terkait dugaan pengawasan intelijen terhadap Anies Baswedan di Karanganyar dinyatakan telah terjawab. Pihak TNI menegaskan bahwa mantan capres 2024 tersebut adalah masyarakat biasa dan pertemuan di warung soto murni sebuah kebetulan.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan dan Menteri KKP Berselisih Soal Data Realisasi Anggaran Kapal
Polres Tangerang Kota Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith, Pertimbangkan Aspek Kemanusiaan
Pajak Kendaraan di Jateng Naik Drastis, Warga Keluhkan Tagihan Melonjak
Dua Ahli Roy Suryo Selesaikan Pemeriksaan di Polda Metro Jaya