Meski telah membuat video permintaan maaf, tindakan para mahasiswa yang terlibat dalam grup WhatsApp tersebut telah menuai kecaman keras dari publik.
Dugaan Penyebab dan Reaksi Netizen
Timothy Anugerah diduga mengalami tekanan psikologis berat akibat perundungan yang dialaminya. Kabar duka ini membanjiri media sosial dengan ungkapan simpati sekaligus kemarahan terhadap pelaku bullying.
Banyak netizen yang menyampaikan kekecewaannya melalui platform media sosial:
- "Gue nangis banget lihatnya," tulis seorang pengguna X.
- "Orang sebaik itu dibully sampai meninggal," tambah pengguna lain.
- "Udah meninggal aja masih dibully," ungkap netizen lainnya.
Kasus ini menyoroti urgensi penanganan serius terhadap praktik perundungan di lingkungan kampus dan pentingnya dukungan kesehatan mental bagi mahasiswa.
Artikel Terkait
Mikrofon Putri PB XIII Dimatikan Saat Protes SK Cagar Budaya Keraton Solo, Menteri Fadli Zon Dikecam
Ricuh di Keraton Solo: Protes GKR Rumbai Gagalkan Seremonial SK Fadli Zon ke Tedjowulan
Bocil Block Blast Viral: Ancaman Malware & Hukum yang Wajib Diwaspadai
Dokter Tifa Klaim 99,9% Ijazah Jokowi Palsu, Tuntut Transparansi 709 Dokumen