Tifatul Sembiring Bela Pandji Pragiwaksono: "Delik Hukum Tak Perlu Dicari-cari"
Pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya terkait materi stand up comedy berjudul Mens Rea mendapat respons dari politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring. Mantan Menkominfo ini menyerukan agar masalah ini disikapi dengan tenang dan proporsional.
Menurut Tifatul, materi yang disampaikan Pandji Pragiwaksono masih dalam batas kewajaran. Ia menyatakan hal tersebut melalui akun media sosial X (Twitter) pada Minggu, 18 Januari 2026.
"Mas Pandji Pragiwaksono menurut saya, nggak usah terlalu di-cari-cari delik hukumnya. Sebatas potongan-potongan stand up comedy dia, saya lihat masih dalam batas-batas kewajaran," tulis Tifatul Sembiring.
Gaya Kritik Generasi Muda Perlu Dipahami
Tifatul memandang gaya kritik Pandji sebagai bagian dari ekspresi generasi muda dalam menyuarakan kegelisahan terhadap kondisi bangsa. Ia meminta generasi yang lebih tua, khususnya baby boomers, untuk bersabar dan berusaha memahami sudut pandang yang berbeda.
"Paling tidak bagi generasi baby boomers yang sudah umur ini, bersabar. Coba memahami kritik-kritik apa yang dipersoalkan oleh generasi milenial terhadap masalah bangsa," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa perbedaan gaya komunikasi antar generasi adalah hal yang alamiah. Generasi muda, menurutnya, memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan pertanyaan kritis tentang masa depan Indonesia.
Imbauan untuk Tidak "Baper" dan Langsung Melaporkan ke Hukum
Tifatul Sembiring mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tersinggung dan terburu-buru membawa setiap perbedaan pendapat ke ranah hukum. Ia menekankan pentingnya ruang dialog yang lebih sehat.
"Jadi nggak usah baperan, aduin ke polisi dan sebagainya. Akhirnya toh nggak diaku. Dikit-dikit penistaan, dikit-dikit penistaan. Nggak usah baperan lah," pungkas politikus senior PKS tersebut.
Pernyataan Tifatul ini muncul menyusul laporan sejumlah pihak terhadap Pandji Pragiwaksono yang menilai materi komedinya dinilai menimbulkan kegaduhan dan mengandung unsur tertentu.
Artikel Terkait
Din Syamsuddin Kritik Keikutsertaan Indonesia dalam Forum Perdamaian Donald Trump
Analis Nilai Protes PDIP Soal Anggaran Makan Bergizi Gratis Ditunggangi Agenda Politik 2029
Dubes Iran Kecam Sikap Dunia yang Diam Soal Senjata Nuklir Israel
Didik Mukrianto Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran sebagai Pelanggaran HAM dan Sikap Hipokrit