Permohonan Maaf dari Youtuber
Menanggapi hal ini, Stevanus Revaldo langsung menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang merasa tersinggung, khususnya dari kalangan pondok pesantren, NU, dan Banser.
Stevanus mengaku bahwa tujuan pembuatan kontennya adalah untuk mengalihkan perhatian publik ke isu undang-undang reses. Namun, ia menyadari bahwa cara penyampaiannya masih kurang tepat dan berpotensi melukai perasaan.
Penyelesaian di Kantor Polisi
Untuk meredakan situasi, petugas kepolisian yang hadir di lokasi akhirnya membawa kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan ini secara lebih lanjut di kantor polisi. Langkah ini diambil guna menghindari eskalasi dan mencari titik penyelesaian yang damai.
Sumber: Disway
Artikel Terkait
Ricuh di Keraton Solo: Protes GKR Rumbai Gagalkan Seremonial SK Fadli Zon ke Tedjowulan
Bocil Block Blast Viral: Ancaman Malware & Hukum yang Wajib Diwaspadai
Dokter Tifa Klaim 99,9% Ijazah Jokowi Palsu, Tuntut Transparansi 709 Dokumen
Noe Letto Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN, Sebut Pemerintah Pengkhianat Pancasila?