KPK Diimbau Periksa Jokowi dan 4 Eks Menteri Terkait Dugaan Mark-Up Proyek Kereta Cepat Whoosh
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didorong untuk menindaklanjuti dugaan praktik mark-up atau pengelembungan anggaran dalam proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Kereta Whoosh. Investigasi menyeluruh dinilai harus menjangkau empat mantan menteri hingga level mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Daftar Eks Pejabat yang Dianggap Perlu Diperiksa KPK
Menurut pengamat, setidaknya empat mantan menteri pada era proyek KCJB berlangsung harus dimintai keterangan. Keempatnya adalah:
- Rini Soemarno (Mantan Menteri BUMN)
- Luhut Binsar Pandjaitan (Mantan Menko Kemaritiman dan Investasi)
- Budi Karya Sumadi (Mantan Menteri Perhubungan)
- Sri Mulyani (Mantan Menteri Keuangan)
Ketua DPP National Corruption Watch (NCW), Hanifa Sutrisna, menegaskan bahwa semua aktor tersebut terlibat langsung maupun tidak langsung dalam proses pemilihan kontraktor dan skema pembiayaan megaproyek Whoosh.
Artikel Terkait
Oknum Polisi dan TNI Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Spons, Hasil Lab Buktikan Aman
Proyek Lumbung Pangan 2025 Disorot: Anggaran Dipakai Sejak 2024, Ini Potensi Kerugian Negara
Motor Pemberian Kapolres ke Penjual Es Kue Viral Dipakai Anak untuk Ojol, Dedi Mulyadi Syok
TNI Beri Bantuan Kulkas dan Kasur ke Pedagang Es Gabus, Babinsa Pelapor Dihukum