Arus Mudik Lebaran Mulai Terasa di Tol Jakarta-Merak, Puncak Diprediksi 18 Maret

- Minggu, 15 Maret 2026 | 17:00 WIB
Arus Mudik Lebaran Mulai Terasa di Tol Jakarta-Merak, Puncak Diprediksi 18 Maret

PARADAPOS.COM - Arus mudik Lebaran mulai terasa di sepanjang ruas Tol Jakarta-Merak. Rest area kilometer 43 di Jayanti, Kabupaten Tangerang, menjadi salah satu titik persinggahan yang ramai dikunjungi pemudik yang menuju Pelabuhan Merak untuk menyebrang ke Sumatera. Pantauan di lokasi pada Minggu (15/3/2026) siang menunjukkan lalu lintas yang masih lancar dengan dominasi kendaraan pribadi bermuatan keluarga dan barang bawaan.

Persiapan dan Pengalaman Pemudik di Jalur Utama

Suasana di rest area tersebut cukup sibuk dengan kendaraan yang terus berdatangan. Berbagai posko layanan untuk pemudik telah beroperasi, menyediakan tempat istirahat sekaligus pengisian bahan bakar. Salah satu pemudik yang berhenti adalah Darmawan (58), bersama keluarganya yang hendak pulang ke Lampung.

Dia sengaja memulai perjalanan lebih awal dari Tebet, Jakarta Selatan, untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas mendekati pelabuhan.

"Kebetulan sekolah anak sudah libur dan kerjaan di Jakarta sudah selesai jadi saya pilih mudik awal," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Perjalanan mereka terhitung mulus. Berangkat sekitar pukul 10.25 WIB, keluarga itu tiba di rest area Km 43 dalam waktu kurang dari dua jam. Darmawan memperkirakan mereka akan tiba di Pelabuhan Merak pada pukul 14.30 WIB, dengan kondisi jalan yang masih terpantau lengang.

"Perkiraan sampai ke pelabuhan pukul 14.30 WIB. Kita jalan santai aja, tidak buru-buru juga. Kondisi masih lengang ini," tuturnya.

Prediksi Puncak Arus dan Antisipasi Petugas

Sementara arus masih tergolong ramai lancar, otoritas kepolisian telah menyiapkan prediksi dan langkah antisipasi. Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang memproyeksikan puncak kepadatan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H di wilayah hukumnya akan terjadi pada 18 Maret 2026 mendatang.

Kepala Unit Turjawali Polresta Tangerang, Iptu Asep Dedi Budiman, menjelaskan bahwa lonjakan diperkirakan cukup signifikan seiring dimulainya masa cuti bersama bagi pekerja dan ASN.

"Untuk puncak arus mudik diprediksi di tanggal 18 Maret 2026, mengingat dari jajaran Pegawai Negeri maupun karyawan itu libur bersama," jelasnya.

Menghadapi hal tersebut, petugas gabungan akan dikerahkan dengan konsentrasi lebih besar pada titik-titik rawan kemacetan, termasuk di sepanjang ruas tol dan area istirahat. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan jutaan pemudik yang melintas.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar