Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Sukabumi, Warga Berlarian Keluar Rumah

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:50 WIB
Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Sukabumi, Warga Berlarian Keluar Rumah

PARADAPOS.COM - Gempa bumi dengan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, dini hari tadi. Guncangan yang berpusat di kedalaman 10 kilometer itu dirasakan hingga ke sejumlah area di Kabupaten Cianjur, memicu kepanikan warga yang keluar rumah menyelamatkan diri.

Kronologi dan Kekuatan Guncangan

Berdasarkan data yang tercatat, gempa terjadi tepat pada pukul 00.36 WIB, Minggu (15/3/2026). Pusat gempa berada di kedalaman yang relatif dangkal, hanya 10 kilometer di bawah permukaan tanah, yang umumnya membuat guncangan terasa lebih kuat di permukaan.

Kesaksian Warga yang Merasakan Langsung

Muhammad Faisal (20), salah seorang warga yang merasakan gempa, menggambarkan mencekamnya momen tersebut. Ia merasakan guncangan yang sangat kuat selama beberapa detik, disertai suara gemuruh yang mencemaskan.

"Kerasa guncangannya, terdengar gemuruh juga," ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Kepanikan langsung terlihat di sebuah kafe di kawasan Jalan KH Abdullah bin Nuh. Faisal menuturkan, para pengunjung dan pekerja langsung berlarian menuju area parkir dan lahan terbuka untuk menghindari risiko bangunan ambruk.

"Tadi berlarian ke parkir dan lahan terbuka. Karena atap juga bergemuruh. Takutnya ambruk," tuturnya menjelaskan alasan aksi spontan warga tersebut.

Pemantauan Dampak oleh Pihak Berwenang

Menanggapi kejadian ini, aparat penanggulangan bencana setempat segera bergerak melakukan pemantauan. Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengonfirmasi bahwa pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait dampak riil gempa.

Fokus pemantauan intensif dilakukan di empat kecamatan yang secara geografis berbatasan langsung dengan Kota Sukabumi, yang diduga merasakan guncangan lebih kuat.

"Kami masih tunggu laporan ada yang terdampak atau tidak, terutama di Kecamatan Gekbrong, Warungkondang, Campaka, dan Takokak. Itu berbatasan langsung dengan pusat gempa," jelasnya menutup pernyataan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Situasi secara bertahap kembali kondusif setelah warga memastikan tidak ada guncangan susulan yang signifikan.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar