Menag Berduka, Santriwati Meninggal Dunia Akibat Atap Asrama Pesantren Situbondo Ambruk
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah ambruknya atap asrama putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Syekh Abdul Qadir Jailani, Situbondo, Jawa Timur. Kejadian tragis ini mengakibatkan satu santriwati meninggal dunia dan 12 lainnya mengalami luka-luka.
Dalam keterangan resminya, Menag Nasaruddin Umar menyatakan, "Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Kementerian Agama, saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran."
Peringatan Keselamatan Bangunan Pesantren
Menag menekankan bahwa peristiwa ini harus menjadi peringatan penting bagi semua pihak untuk memperkuat perhatian terhadap aspek keselamatan dan kelayakan bangunan pesantren di seluruh Indonesia. Beliau berharap ini menjadi musibah terakhir yang menimpa lembaga pendidikan keagamaan di tanah air.
"Kita tidak ingin ada lagi musibah seperti ini. Negara akan hadir dan bertanggung jawab memastikan pesantren menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para santri," tegas Menag.
Artikel Terkait
TNI Beri Bantuan Kulkas dan Kasur ke Pedagang Es Gabus, Babinsa Pelapor Dihukum
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan, 1 Luka Serius
SP3 Kasus Ijazah Eggi Sudjana: Restorative Justice atau Pengalihan Isu?
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Kondisi Terkini