Pemimpin Kartel Jalisco Tewas, Gelombang Kekerasan Telan Puluhan Korban

- Senin, 23 Februari 2026 | 21:25 WIB
Pemimpin Kartel Jalisco Tewas, Gelombang Kekerasan Telan Puluhan Korban

PARADAPOS.COM - Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, pemimpin kartel narkoba paling dicari di Meksiko yang dikenal dengan alias "El Mencho", dilaporkan tewas dalam suatu operasi militer pada Minggu (22/2). Kematian raja narkoba itu memicu gelombang kekerasan balasan di sejumlah wilayah, menewaskan puluhan anggota pasukan keamanan dan anggota kartel, serta memunculkan kekhawatiran akan perebutan kekuasaan baru di dalam organisasi kriminal tersebut.

Korban Jiwa di Kedua Belah Pihak

Operasi yang berujung pada tewasnya El Mencho itu bukan tanpa korban. Laporan resmi dari otoritas Meksiko menyebutkan bahwa aksi balasan dari kartel telah menelan korban jiwa yang signifikan di kubu pemerintah. Sedikitnya 25 personel Garda Nasional dilaporkan gugur dalam baku tembak yang terjadi pasca-kematian bos narkoba itu.

Di sisi lain, kartel juga mengalami pukulan berat. Menteri Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch, mengungkapkan bahwa sekitar 30 anggota kartel turut tewas dalam serangkaian bentrokan tersebut. Selain itu, operasi penertiban yang dilakukan di tujuh negara bagian berhasil meringkus 70 orang yang diduga terafiliasi.

Pemicu Kekerasan dan Ancaman Restrukturisasi

Menurut analisis Kementerian Pertahanan Meksiko, serangan balasan yang terjadi khususnya di wilayah Jalisco didalangi oleh tangan kanan El Mencho sekaligus kepala keuangannya, yang dijuluki "El Tuli". Ironisnya, sang tangan kanan ini juga dikabarkan tewas dalam baku tembak dengan pasukan keamanan, semakin memperparah kekosongan kepemimpinan di puncak kartel.

Vakumnya kekuasaan ini memicu kekhawatiran serius di kalangan aparat. Garcia Harfuch menegaskan bahwa pihaknya kini secara ketat memantau dinamika internal kartel, yang diperkirakan akan melakukan restrukturisasi dan berpotensi memicu siklus kekerasan baru dalam perebutan posisi pimpinan.

"Sudah ada pengawasan khusus terhadap beberapa pemimpin organisasi kriminal ini," tegasnya, menyiratkan situasi yang masih sangat rawan dan memerlukan kewaspadaan tinggi.

Desakan dari Washington

Gelombang kekerasan yang menyusul kematian El Mencho ini menarik perhatian internasional, khususnya dari negara tetangga, Amerika Serikat. Presiden AS kala itu, Donald Trump, secara terbuka mendesak pemerintah Meksiko untuk lebih agresif dalam memerangi jaringan narkoba.

"Meksiko harus meningkatkan upaya mereka terhadap Kartel dan Narkoba!" tulis Trump dalam sebuah unggahan di media sosialnya pada Senin (23/2), menekankan tekanan diplomatik yang terus membayangi kerja sama keamanan kedua negara dalam memerangi kejahatan terorganisir lintas batas.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar