PARADAPOS.COM - Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Kamis dini hari. Berdasarkan data resmi, guncangan yang terjadi pukul 00.49 WIB itu berpusat di laut dan tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap tenang.
Detail Episenter dan Kedalaman Gempa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa utama berada pada koordinat 0,41 Lintang Selatan dan 98,98 Bujur Timur. Lokasi ini terletak sekitar 110 kilometer di barat daya Pasaman Barat. Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 18 kilometer di bawah permukaan bumi, yang umumnya dapat membuat guncangan lebih terasa.
Dalam pernyataan resminya, BMKG menegaskan bahwa meskipun kekuatannya signifikan, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
"BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," jelasnya.
Gempa Susulan di Sumatera Utara
Hampir bersamaan dengan kejadian di Pasaman Barat, wilayah perairan di dekat Sumatera Utara juga diguncang gempa. Catatan seismograf menunjukkan aktivitas gempa berkekuatan magnitudo 4,9 dengan lokasi yang berdekatan, yaitu di 0,42 LS dan 98,98 BT, namun pada kedalaman yang sedikit lebih dalam, 26 kilometer.
Seperti halnya gempa pertama, otoritas juga menyatakan kejadian ini tidak membangkitkan ancaman gelombang tsunami. Kedua peristiwa ini mengingatkan kembali akan aktivitas seismik yang aktif di sepanjang pesisir barat Sumatera.
"Meski begitu, BMKG menyatakan gempa itu juga tidak berpotensi tsunami," ungkap laporan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur atau korban jiwa akibat kedua guncangan tersebut. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap gempa susulan dan mengikuti informasi terpercaya dari sumber resmi.
Artikel Terkait
Persib Bandung Jaga Rekor Tak Terkalahkan di GBLA Saat Hadapi Madura United
Pemkab Bogor Siapkan Puluhan Bus Gratis untuk Mudik Lebaran 2026
Polisi Akan Tes Urine Pengemudi Calya yang Ugal-ugalan dan Tabrak Motor di Gunung Sahari
Menko AHY: Fokus Infrastruktur Beralih ke Ruang Kreatif untuk Generasi Muda