Gempa M 5,0 Guncang Pasaman Barat, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

- Rabu, 25 Februari 2026 | 19:50 WIB
Gempa M 5,0 Guncang Pasaman Barat, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

PARADAPOS.COM - Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Kamis dini hari. Berdasarkan data resmi, guncangan yang terjadi pukul 00.49 WIB itu berpusat di laut dan tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap tenang.

Detail Episenter dan Kedalaman Gempa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa utama berada pada koordinat 0,41 Lintang Selatan dan 98,98 Bujur Timur. Lokasi ini terletak sekitar 110 kilometer di barat daya Pasaman Barat. Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 18 kilometer di bawah permukaan bumi, yang umumnya dapat membuat guncangan lebih terasa.

Dalam pernyataan resminya, BMKG menegaskan bahwa meskipun kekuatannya signifikan, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," jelasnya.

Gempa Susulan di Sumatera Utara

Hampir bersamaan dengan kejadian di Pasaman Barat, wilayah perairan di dekat Sumatera Utara juga diguncang gempa. Catatan seismograf menunjukkan aktivitas gempa berkekuatan magnitudo 4,9 dengan lokasi yang berdekatan, yaitu di 0,42 LS dan 98,98 BT, namun pada kedalaman yang sedikit lebih dalam, 26 kilometer.

Seperti halnya gempa pertama, otoritas juga menyatakan kejadian ini tidak membangkitkan ancaman gelombang tsunami. Kedua peristiwa ini mengingatkan kembali akan aktivitas seismik yang aktif di sepanjang pesisir barat Sumatera.

"Meski begitu, BMKG menyatakan gempa itu juga tidak berpotensi tsunami," ungkap laporan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur atau korban jiwa akibat kedua guncangan tersebut. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap gempa susulan dan mengikuti informasi terpercaya dari sumber resmi.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar