Rafael Benitez Buka Suara soal Ketertarikan Latih Timnas Italia, Sedang Belajar Bahasa Italia

- Sabtu, 30 Mei 2026 | 23:00 WIB
Rafael Benitez Buka Suara soal Ketertarikan Latih Timnas Italia, Sedang Belajar Bahasa Italia
PARADAPOS.COM - Rafael Benitez, mantan pelatih Liverpool dan Real Madrid, secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk menangani timnas Italia. Pernyataan itu disampaikan pria asal Spanyol tersebut kepada Sky Sports pada Sabtu (30/5), di tengah spekulasi yang mengaitkan namanya dengan kursi pelatih Gli Azzurri. Benitez bahkan mengaku tengah belajar bahasa Italia untuk mempersiapkan kemungkinan tersebut. “Saya menjadi pelatih tim nasional Italia? Saya akan melakukannya dengan sangat senang hati,” ujar Benitez kepada Sky Sports.

Ketertarikan pada Tantangan Baru

Pelatih berusia 65 tahun itu menilai bahwa menangani tim nasional adalah tantangan yang berbeda dan menarik. Ia menyoroti kesempatan untuk berlaga di turnamen akbar seperti Piala Dunia dan Piala Eropa sebagai daya tarik utama. “Saya sedang belajar dan meningkatkan kemampuan bahasa Italia saya. Di luar candaan, melatih tim nasional di masa depan bisa menjadi pilihan nyata bagi saya. Mempersiapkan tim untuk Piala Dunia atau Kejuaraan Eropa adalah tantangan yang sangat menarik,” lanjutnya.

Pengalaman Panjang di Sepak Bola Eropa

Benitez bukanlah nama asing di pentas sepak bola Eropa. Selain sukses bersama Liverpool dan Real Madrid, ia juga pernah menukangi Inter Milan dan Napoli. Pengalaman bekerja di Serie A dinilai menjadi nilai tambah, karena ia sudah memahami kultur sepak bola Italia secara langsung. Kemampuannya dalam membangun tim dan rekam jejak di kompetisi internasional dianggap cocok untuk level tim nasional. Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari federasi sepak bola Italia mengenai siapa yang akan ditunjuk sebagai pelatih baru. Spekulasi terus berkembang, dan pernyataan Benitez semakin memperkuat anggapan bahwa namanya masuk dalam daftar kandidat.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar