Persib Vs Madura United Bertarung di GBLA, Kedua Pelatih Turunkan Komposisi Terbaik

- Kamis, 26 Februari 2026 | 20:50 WIB
Persib Vs Madura United Bertarung di GBLA, Kedua Pelatih Turunkan Komposisi Terbaik

PARADAPOS.COM - Persib Bandung dan Madura United FC saling berhadapan dalam laga panas pekan lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis malam, 26 Februari 2026 itu, menyajikan duel sengit sejak menit awal. Kedua pelatih, Bojan Hodak dan Carlos Eduardo Biasi Parreira, langsung menurunkan komposisi terbaik mereka untuk memperebutkan poin krusial di tengah persaingan ketat klasemen.

Komposisi Pemain Persib Bandung

Di bawah sorotan lampu GBLA, Bojan Hodak mempertahankan kepercayaan pada Teja Paku Alam di bawah mistar gawang. Lini belakang Persib dibentuk dengan fondasi yang solid, menempatkan Federico Barba dan Patricio Matricardi sebagai duo sentral. Barba, yang juga dipercaya mengenakan ban kapten, akan memimpin pertahanan. Sisi kanan dan kiri diisi oleh Kakang Rudianto dan Eliano Reijnders, yang diharapkan bisa memberikan keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

Di lini tengah, tanggung jawab mengatur ritme permainan diserahkan kepada duet Luciano Guaycochea dan Frans Putros. Keduanya tidak hanya bertugas menjaga keseimbangan, tetapi juga menjadi pondasi bagi kreativitas Berguinho untuk berkembang. Untuk membongkar pertahanan Madura United, Hodak mengandalkan kecepatan murni dari Saddil Ramdani di sayap kiri dan Uilliam Barros di sisi kanan. Target utama semua umpan silang adalah striker andalan, Ramon Tanque, yang diplot sebagai ujung tombak.

Kekuatan yang Dibawa Madura United

Sementara itu, tim tamu Madura United datang dengan ambisi besar dan komposisi yang tak kalah kuat. Carlos Eduardo Biasi Parreira menunjuk gelandang berpengalaman, Lulinha, sebagai kapten untuk memimpin tim di lapangan. Diky Indriyana menjadi pilihan utama untuk menjaga gawang, dilindungi oleh barisan pertahanan yang terdiri dari Pedro Monteiro, Nur Diansyah, Jorge Mendonça, dan Roger Bonet Badia.

Kekuatan utama tim asal Pulau Garam terletak pada lini tengahnya. Duet Kerim Palic dan Riquelme Sousa Silva diharapkan bisa menjadi pengendali permainan sekaligus penghubung yang efektif ke lini depan. Ancaman paling berbahaya diperkirakan akan datang dari kedua sayap, di mana kecepatan dan skill individu Iran Junior serta Lulinha siap dipertontonkan. Semua umpan silang dan terobosan itu ditargetkan untuk diselesaikan oleh penyerang tengah, Aji Kusuma.

Dengan kedua tim yang tampil dengan kekuatan penuh, laga di GBLA malam itu menjanjikan aksi taktis dan intens dari awal hingga akhir peluit.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar