PARADAPOS.COM - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menerima kunjungan Direktur Liga Muslim Dunia Kantor Indonesia, HE Ambassador Abdulrahman Al-Khoyyat, di Jakarta pada Jumat (27/2/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk memperdalam kerja sama strategis antara lembaga legislatif Indonesia dengan organisasi Islam internasional tersebut, khususnya dalam program kemanusiaan dan pendidikan.
Memperkuat Jejak Kolaborasi
Pertemuan tersebut bukanlah yang pertama. Muzani menjelaskan bahwa diskusi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuannya dengan Sekjen Liga Muslim Dunia, Syaikh Muhammad Abdul Karim Al-Issa, pada akhir tahun 2025 lalu. Dalam pertemuan sebelumnya, kedua pihak telah menyepakati komitmen untuk bersinergi di berbagai bidang yang menjadi perhatian bersama.
Dalam keterangan tertulis yang diterbitkan pada Sabtu (28/2/2026), Muzani secara khusus menyampaikan penghargaan atas peran Liga Muslim Dunia.
"Indonesia menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Liga Muslim Dunia atas komitmennya dalam memperkuat ukhuwah islamiyah, membangun dialog peradaban, kepeduliannya terhadap umat Islam, serta mendorong perdamaian dan kemanusiaan global," tuturnya.
Bantuan Konkret untuk Aceh
Lebih lanjut, Muzani mengungkapkan wujud nyata komitmen kemanusiaan itu melalui bantuan terbaru senilai 1 juta riyal Arab Saudi untuk masyarakat Aceh. Bantuan ini diperuntukkan bagi pondok pesantren serta warga yang terdampak bencana.
Rencananya, bantuan akan diwujudkan dalam bentuk paket sembako dan sapi yang akan disembelih menjelang hari raya Idul Fitri. Tradisi penyembelihan sapi sebelum Ramadan berakhir, yang dikenal dengan sebutan "meugang", merupakan bagian penting dari budaya dan keagamaan masyarakat Aceh.
Profil Singkat Liga Muslim Dunia
Liga Muslim Dunia, yang bermarkas di Makkah Al-Mukarromah, dikenal sebagai organisasi internasional yang menghimpun ulama, mufti, dan cendekiawan dari berbagai penjuru dunia Islam. Kehadiran dan program-programnya di Indonesia menunjukkan perhatian organisasi ini terhadap dinamika dan perkembangan umat Islam di negara dengan populasi muslim terbesar dunia.
Kolaborasi seperti ini dinilai penting, tidak hanya untuk memberikan bantuan langsung, tetapi juga untuk memperkuat pertukaran nilai-nilai moderasi dan perdamaian dalam skala yang lebih luas.
Artikel Terkait
Panduan Memulai Trading Forex Jangka Pendek: Tentukan Tujuan, Pilih Strategi, dan Kelola Risiko
IFG Life dan Bank Papua Jalin Kerja Sama Asuransi Jiwa untuk Lindungi Debitur KPR dan Kredit Multiguna
BPJS Ketenagakerjaan Bekali Ahli Waris dengan Pelatihan Barista dan Jahit Lewat Program PEKA di Banda Aceh
Populasi Kambing Peranakan Etawa di Gunungkidul Naik 52 Persen Berkat Program TJSL PLN EPI