PARADAPOS.COM - Honda Brio telah lama menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Indonesia yang mencari city car hatchback yang andal dan efisien. Pasar otomotif nasional mencatat, popularitas mobil ini bertahan dari generasi ke generasi, didukung oleh klaim efisiensi bahan bakar yang baik dan desain yang tetap menarik. Saat ini, Brio hadir dalam dua lini utama: Brio Satya yang masuk kategori Low Cost Green Car (LCGC) dan Brio RS sebagai varian dengan fitur lebih lengkap dan tampilan lebih sporty.
Dapur Pacu dan Efisiensi Bahan Bakar
Di balik kap mesinnya, Honda Brio dibekali mesin 1.2L i-VTEC 4-silinder berkapasitas 1.199 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 90 PS pada 6.000 rpm dengan torsi puncak 110 Nm. Dari sisi konsumsi bahan bakar, Brio dikenal cukup irit. Dalam kondisi lalu lintas dalam kota, mobil ini rata-rata mampu menempuh 14 hingga 16 kilometer per liter. Angka efisiensi ini bisa meningkat signifikan, bahkan mencapai sekitar 20 km/liter, saat melaju di jalan tol.
Dimensi dan Penampilan Eksterior
Sebagai city car, Brio memiliki dimensi yang kompak namun tetap lapang di dalam kabin. Panjang bodinya 3.815 mm dengan lebar 1.680 mm dan wheelbase 2.405 mm. Perbedaan tampilan antara varian Satya dan RS cukup mencolok. Varian RS, sebagai pilihan tertinggi, menawarkan eksterior yang lebih modern dengan lampu depan LED yang dilengkapi Daytime Running Lights (DRL), grille depan berfinish Dark Chrome, spion berwarna hitam dengan fungsi power folding, serta velg alloy 15 inci dengan sentuhan Dark Chrome.
Kelengkapan Interior dan Fitur Keamanan
Bagian dalam kabin Brio RS juga ditingkatkan untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik. Beberapa fitur unggulannya antara lain head unit layar sentuh 7 inci yang sudah mendukung koneksi smartphone, panel instrumen dengan aksen merah yang sporty, serta sistem Push Start Button. Dari sisi keselamatan, Honda melengkapi Brio dengan fitur-fitur seperti Dual Front i-SRS Airbags, struktur rangka G-CON ACE untuk perlindungan benturan, serta sistem pengereman canggih yang telah mendukung ABS dan EBD.
Harga Pasar untuk Unit Bekas (Used Car)
Bagi yang tertarik membeli Brio bekas, berikut gambaran kisaran harganya di pasar per Maret 2026. Untuk Generasi Pertama (2012-2013), harganya berkisar antara Rp70 jutaan hingga Rp85 jutaan. Unit tahun 2014-2015 dibanderol sekitar Rp88 jutaan sampai Rp125 jutaan. Sementara itu, Brio produksi 2016-2017 berada di angka Rp110 jutaan hingga Rp135 jutaan, dan model tahun 2018 (pra-facelift) dijual mulai Rp115 jutaan sampai Rp162,5 jutaan.
Adapun untuk Honda Brio Generasi Kedua yang memiliki desain bagasi lebih modern (2018-sekarang), harganya bervariasi. Unit tahun 2019-2020 dihargai Rp135 jutaan hingga Rp155 jutaan. Model 2021-2022 berada di kisaran Rp150 jutaan sampai Rp185 jutaan. Sedangkan untuk Brio tahun 2023-2024, harganya mulai dari Rp170 jutaan hingga Rp200 jutaan, tergantung pada varian RS atau Satya.
Harga Mobil Baru Terkini
Untuk pembelian unit baru, Honda Brio Satya LCGC ditawarkan dengan beberapa pilihan. Tipe S dengan transmisi manual dibanderol mulai Rp170,4 jutaan. Varian E M/T dijual seharga Rp185,5 jutaan, sementara E CVT berada di rentang harga Rp212,1 jutaan hingga Rp221,7 jutaan.
Di sisi lain, Honda Brio RS yang menawarkan tampilan lebih sporty dan kelengkapan fitur premium memiliki harga yang lebih tinggi. Untuk tipe RS dengan transmisi manual, harganya dipatok antara Rp260,2 jutaan hingga Rp264,1 jutaan. Sementara varian RS dengan transmisi CVT dibanderol mulai dari Rp270,5 jutaan sampai Rp274,1 jutaan.
Artikel Terkait
Transjakarta Siapkan Tarif Rp1 Sambut Ramadan dan Lebaran, Tunggu SK Dishub
Iptu N Ditahan dan Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penembakan Remaja di Makassar
Fenomena Pencitraan Religius di Media Sosial Bertentangan dengan Esensi Ibadah
Fahmi Bo Pilih Bebas Kontrakan dari Raffi Ahmad Demi Kedekatan dengan Anak