PARADAPOS.COM - PT Pertamina (Persero) secara aktif mendorong inovasi dan perluasan pasar bagi ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dibinanya di seluruh Indonesia. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai program pembinaan kapasitas dan penyediaan wadah pemasaran, sebagai bagian dari kontribusi BUMN tersebut dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Komitmen Pertamina dalam Membina UMKM
Sebagai tulang punggung ekonomi, peran UMKM diakui sangat vital. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan sektor ini. Berbagai inisiatif seperti pameran, displai produk, hingga temu bisnis digelar secara rutin untuk membuka akses pasar yang lebih luas.
"UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Sebagai BUMN, Pertamina mendukung pengembangan UMKM agar bisa meningkatkan produknya, lebih dikenal masyarakat dan bisa mandiri, sehingga memberi dampak bagi kemajuan ekonomi daerah," jelasnya.
Teras Balongan: Contoh Keberhasilan di Akar Rumput
Salah satu bukti nyata dari program ini adalah keberadaan pusat oleh-oleh Teras Balongan di Indramayu, Jawa Barat. Fasilitas yang diresmikan pada 2025 ini menjadi etalase bagi produk unggulan UMKM binaan di sekitar wilayah operasi Kilang Balongan. Saat ini, terdapat 22 pelaku usaha yang tergabung, menawarkan beragam kerajinan dan makanan khas seperti batik, tenun, serta aneka kerupuk dan rengginang dengan cita rasa pesisir yang autentik.
Mahani, Ketua UMKM Teras Balongan, mengungkapkan kekhasan produk mereka. "Ciri khasnya memang rasa terasi karena kami berada di daerah pinggir laut," tuturnya.
Keberhasilan Teras Balongan bahkan telah menembus pasar internasional. Beberapa produk, seperti rengginang, telah dibawa sebagai buah tangan oleh tenaga kerja Indonesia ke negara tempat mereka bekerja.
"Rengginang kami pernah sampai Australia. Ada juga yang ke Taiwan dan Hong Kong melalui teman-teman, yang bekerja di sana," imbuh Mahani dengan bangga.
Peningkatan Kapasitas Berkelanjutan
Lebih dari sekadar menyediakan tempat jualan, Pertamina juga fokus pada peningkatan kapabilitas para pelaku usaha. Melalui program seperti UMK Academy, perusahaan memberikan pembekalan menyeluruh yang mencakup manajemen usaha hingga strategi pemasaran digital. Pendekatan holistik ini dirancang agar UMKM binaan tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan di tengah dinamika pasar.
Baron menegaskan konsistensi langkah ini. "Pertamina secara konsisten meningkatkan kapasitas UMKM melalui berbagai program pembinaan, seperti UMK Academy yang memberikan pembelajaran untuk pengembangan usaha mencakup manajemen usaha hingga pemasaran digital," sebutnya.
Dari pesisir Indramayu hingga ke berbagai daerah operasi lainnya, upaya strategis ini menunjukkan bagaimana dukungan korporasi yang terarah dapat bersinergi dengan potensi lokal, menciptakan dampak ekonomi riil yang mengalir langsung ke masyarakat.
Artikel Terkait
Mentan Klaim Indonesia Jadi Rujukan Global, Peringatkan Ancaman Krisis Pangan
Thailand dan Iran Sepakati Jaminan Keamanan Tanker Minyak di Selat Hormuz
Investasi Emas Kini Bisa Dimulai dari Rp10.000 Berkat Platform Digital
Sekolah di Sumatra Kembali Normal Pascabanjir, Didukung Pemulihan Infrastruktur