PARADAPOS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi akan mendukung program pembinaan sepak bola yang digagas PSSI. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, usai acara PSSI Awards di Jakarta, Sabtu (30/3). Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk menjaring dan mengembangkan bakat pemain muda dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas, sebagai fondasi jangka panjang sepak bola nasional.
Sinergi Strategis untuk Pembinaan Pemain Muda
Dalam paparannya, Erick Thohir mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diberikan. Ia menilai kerja sama dengan institusi pendidikan merupakan langkah krusial untuk memperkuat program pembinaan di tingkat akar rumput (grassroots), yang selama ini dinilai masih perlu diperluas jangkauannya.
Dukungan dari Kemendikdasmen ini diwujudkan dalam bentuk kolaborasi langsung untuk menyelenggarakan pertandingan antar pelajar. "Pak Menteri memberikan kesempatan buat kami untuk bekerja sama nanti untuk pertandingan di tingkat SD, SMP, SMA untuk sepak bola. Terima kasih, Pak," tutur Erick.
Komitmen Bersama Mencari Bakat Unggul
Merespons hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Abdul Mu'ti, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PSSI. Ia menegaskan komitmen kementeriannya untuk bersama-sama mencari calon-calon pemain andal dari jutaan siswa di Indonesia.
"Terima kasih juga Pak Erick atas kerjasamanya selama ini dan kita terus berkomitmen untuk melakukan usaha-usaha bersama dengan PSSI untuk mencari bakat-bakat sepak bola Indonesia yang saya yakin ada dari sekian juta murid Indonesia untuk bisa menjadi pemain top nasional dan juga membawa Indonesia di level internasional," jelas Abdul Mu'ti.
Komitmen ini bukan tanpa bukti. Program Gala Siswa Indonesia yang dijalankan Kemendikdasmen bahkan mendapat pengakuan langsung dari PSSI dengan meraih penghargaan Football Development Program of the Year malam itu.
Momentum Positif dari Kemenangan Timnas
Di sisi lain, Erick Thohir yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, tampak lega dengan performa tim nasional Indonesia. Ia menyoroti kemenangan dalam FIFA Series atas St. Kitts and Nevis pada Jumat (27/3) sebagai sebuah pencapaian positif.
Namun, perhatiannya segera tertuju pada laga berikutnya melawan Bulgaria. Erick mendorong agar Skuad Garuda tampil tanpa beban dan penuh keberanian. "Dan pertandingannya menurut saya sangat baik karena kita diberi kesempatan juga bertanding dengan ranking 87 dunia, Bulgaria. Dulu ada (Dimitar) Berbatov, sekarang tidak tahu ada siapa, tapi ya beranilah lawan lah, ya. Kita harus coba yang terbaik sebagai tuan rumah," ujarnya.
Roadmap Jangka Panjang Pelatih Herdman
Lebih jauh, Erick menggarisbawahi bahwa kemenangan dan pertandingan uji coba ini adalah bagian dari roadmap yang disusun pelatih kepala, John Herdman. Proses membangun tim nasional yang solid, menurutnya, membutuhkan kesabaran dan komitmen jangka panjang dari semua pihak.
"Ini juga sebagai roadmap yang diharapkan oleh pelatih John (Herdman) untuk mulai mempersiapkan tim ini, soliditas untuk pertandingan-pertandingan besar berikutnya. Dan seperti yang saya sampaikan, John juga bikin statement bagus bahwa membangun tim nasional itu bukan sekejap, tapi perlu proses yang panjang. Beliau sampaikan komitmen beliau, ya tinggal kita mendukung," pungkas Erick menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Fortuner Terjun ke Irigasi di OKU Timur, Enam Penumpang Selamat
Intelijen Iran Klaim Gagalkan Operasi Mata-mata Mossad, 14 Orang Ditangkap
Jadwal Salat 29 Maret 2026 di DKI Jakarta: Imsak Pukul 04.31 WIB
Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Energi Lancar untuk Mudik Lebaran 2026