Persebaya Kokoh di Peringkat Empat Usai Hancurkan Semen Padang 7-0, Malut United dan Dewa United Terancam

- Jumat, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB
Persebaya Kokoh di Peringkat Empat Usai Hancurkan Semen Padang 7-0, Malut United dan Dewa United Terancam
PARADAPOS.COM - Persaingan menuju posisi empat besar BRI Super League 2025/2026 masih memanas, meskipun perebutan trofi juara sudah usai. Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Malut United kini menjadi tiga tim yang paling ambisius mengincar peringkat elite tersebut. Hingga pekan ini, Bajul Ijo—julukan Persebaya—berhasil memimpin di atas dua pesaingnya dengan koleksi 55 poin, setelah menghancurkan Semen Padang 7-0 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (15/5/2026). Kemenangan telak itu jelas menjadi sinyal peringatan bagi Dewa United dan Malut United yang masih berjuang menempel ketat.

Persebaya Kokoh di Puncak, Dua Pesaing Terancam

Kemenangan besar yang diraih Bruno Moreira dan kawan-kawan tidak hanya mempertegas ambisi mereka, tetapi juga menekan lawan-lawannya. Dengan raihan tiga poin penuh, tim asal Kota Pahlawan itu kini duduk nyaman di peringkat keempat. Namun, persaingan masih terbuka lebar. Dewa United dan Malut United sama-sama sadar bahwa setiap laga sisa menjadi penentu nasib.

Laga Penentu di Ternate

Situasi ini membuat laga antara Malut United dan Persita Tangerang di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (16/5/2026), menjadi krusial. Jika ingin terus membayangi Persebaya, tim berjuluk Laskar Kie Raha itu wajib meraih kemenangan. Atmosfer di stadion diprediksi akan sangat panas, mengingat ini adalah laga kandang terakhir mereka musim ini. Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menegaskan tekad anak asuhnya. “Kami akan berusaha menampilkan permainan terbaik dan menutup pertandingan kandang terakhir musim ini dengan raihan tiga poin," ujarnya. Di sisi lain, Dewa United juga tidak ingin ketinggalan. Tim asuhan Gustavo Franca itu dipastikan akan tampil habis-habisan untuk menjaga asa finis di papan atas. Pertarungan menuju posisi empat besar masih menyisakan drama yang layak ditunggu.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar