PARADAPOS.COM - PT Pertamina Patra Niaga memastikan tidak akan ada perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk seluruh jenis produknya pada bulan April 2026. Keputusan ini, yang mengacu pada penetapan harga per 1 Maret lalu, memberikan kepastian bagi konsumen dan pelaku usaha di tengah fluktuasi harga energi global yang kerap terjadi. Kebijakan penstabilan harga ini berlaku untuk BBM baik yang bersubsidi maupun non-subsidi, sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan pemerintah.
Kepastian Harga di Tengah Gejolak Global
Dalam dinamika pasar energi dunia yang kerap bergejolak, keputusan untuk mempertahankan harga BBM bukanlah langkah sederhana. Pertamina, sebagai badan usaha strategis, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat. Untuk mencapainya, perusahaan melakukan serangkaian langkah strategis, mulai dari koordinasi intensif dengan pemerintah, negosiasi dengan pemasok internasional, hingga optimalisasi operasi kilang dan jaringan distribusi di dalam negeri.
Hal ini diungkapkan secara resmi oleh perusahaan melalui sebuah pernyataan tertulis yang diterbitkan pada Selasa (31/3/2026) malam.
"Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Pemerintah terkait harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi," jelas pernyataan resmi tersebut.
Imbauan untuk Konsumen dan Perbandingan Harga
Bersamaan dengan pengumuman ini, Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk bersikap bijak. Masyarakat diharapkan menggunakan BBM sesuai kebutuhan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya, yang berpotensi memicu panic buying dan mengganggu stabilitas pasokan di lapangan.
Imbauan tersebut kembali ditegaskan dalam keterangan perusahaan.
"Masyarakat juga diimbau untuk tidak terpengaruh informasi yang dapat memicu panic buying serta bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif," lanjutnya.
Meski harga April tidak bergerak, penting untuk dicatat bahwa sebelumnya, tepatnya pada Maret 2026, telah terjadi penyesuaian harga pada sejumlah produk non-subsidi jika dibandingkan dengan bulan Februari. Kenaikan tersebut, meski relatif kecil, mencerminkan upaya penyesuaian terhadap tekanan harga komoditas di pasar internasional.
Rincian Harga Terkini
Berikut adalah struktur harga BBM Pertamina yang tetap berlaku untuk periode April 2026:
BBM Subsidi:
Pertalite: Rp10.000 per liter
Solar Subsidi (Biosolar CN48): Rp6.800 per liter
BBM Non-Subsidi:
Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
Pertamax Green (RON 95): Rp12.900 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter
Dexlite: Rp14.200 per liter
Pertamina Dex: Rp14.500 per liter
Dengan menjaga stabilitas harga ini, Pertamina berupaya menciptakan keseimbangan antara aspek komersial operasionalnya dan tanggung jawab sosial sebagai perusahaan energi nasional. Kepastian ini diharapkan dapat terus mendukung mobilitas masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi iklim usaha serta pemulihan ekonomi.
Artikel Terkait
PATRIA Undang Dirjen Bimas Katolik Hadiri Pelantikan dan Refleksi Nasional 2026
Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi Maksimal 50 Liter per Hari per Kendaraan
Industri Plastik Indonesia Tahan Pesanan Baru Akibat Krisis Pasokan Bahan Baku
Kebakaran Dahsyat di Wamena Tewaskan 11 Orang Saat Tertidur