ASKI Luncurkan Enam Alat Kesehatan Digital Berbasis AI

- Rabu, 01 April 2026 | 19:50 WIB
ASKI Luncurkan Enam Alat Kesehatan Digital Berbasis AI

PARADAPOS.COM - PT Astra Komponen Indonesia (ASKI), anak usaha PT Astra Otoparts Tbk, secara resmi meluncurkan enam alat kesehatan digital pada Rabu (1/4/2026). Peluncuran ini merupakan bagian dari respons terhadap program pemerintah yang mendorong kemandirian dan peningkatan pemanfaatan produk kesehatan dalam negeri di berbagai fasilitas layanan.

Portofolio Inovatif untuk Kesehatan Digital

Keenam produk yang diluncurkan mencakup perangkat diagnostik dan terapi berteknologi mutakhir. Portofolio tersebut meliputi ultrasonografi 4D, syringe pump, infusion pump, electrocardiograph 12 channel, serta alat pengukur tekanan darah yang terintegrasi dengan pemeriksa kadar gula, kolesterol, dan asam urat (GCU 4in1 dan 3in1). Yang membedakan, seluruh perangkat ini diintegrasikan dengan aplikasi digital dan predictive analytics berbasis Artificial Intelligence. Integrasi teknologi ini dirancang untuk mendukung efisiensi dan akurasi dalam pelayanan kesehatan, menandai langkah signifikan menuju ekosistem kesehatan yang lebih terhubung.

Dukungan Pemerintah untuk Kemandirian Alkes

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya penguatan industri alat kesehatan dalam negeri sebagai pilar ketahanan sistem kesehatan. Dalam pernyataannya, ia merinci tiga alasan utama di balik dorongan pemerintah.

"Pertama, kami ingin menyediakan alat kesehatan yang berkualitas dengan harga terjangkau untuk masyarakat," jelasnya. Selain itu, pengembangan industri lokal dinilai krusial untuk memastikan ketahanan sistem kesehatan nasional sekaligus menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Tantangan dan Peluang di Pasar Domestik

Meski menunjukkan tren positif, data dari Kementerian Kesehatan mengungkapkan jalan panjang yang masih harus ditempuh. Pemanfaatan alat kesehatan produksi dalam negeri memang telah melonjak dari sekitar 12 persen pada 2019 menjadi 48 persen pada 2024. Namun, realitas di lapangan menunjukkan dominasi produk impor masih kuat, dengan lebih dari 59.000 produk terdaftar dibandingkan sekitar 19.000 produk lokal. Data ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk terus mempercepat inovasi dan kapasitas produksi dalam negeri guna mengurangi ketergantungan.

Komitmen Jangka Panjang dari ASKI

Sebagai pelaku industri, ASKI telah aktif melakukan diversifikasi ke sektor kesehatan sejak 2020. Perusahaan ini tercatat telah mengembangkan lebih dari 30 jenis alat kesehatan, dengan tingkat kandungan komponen dalam negeri yang telah mencapai kisaran 40 hingga 59 persen. Komitmen terhadap penguatan rantai pasok lokal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang.

Presiden Direktur Astra Otoparts, Hamdhani Dzulkarnaen Salim, menekankan bahwa fokus pada riset, pengembangan, dan produksi lokal adalah kunci untuk menciptakan produk yang kompetitif. "Langkah ini merupakan wujud dari kontribusi kami dalam mendukung kemandirian industri alat kesehatan nasional," tuturnya. Pernyataan ini menggarisbawahi upaya strategis korporasi dalam menjawab tantangan sekaligus peluang di sektor kesehatan Indonesia.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar