PARADAPOS.COM - Real Madrid menghadapi tugas berat untuk membalikkan defisit agregat 1-2 saat bertandang ke markas Bayern Muenchen pada leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis (16/4) WIB mendatang. Meski kalah di kandang sendiri di Santiago Bernabeu, manajer Alvaro Arbeloa menyatakan keyakinannya bahwa skuadnya mampu meraih kemenangan di Allianz Arena.
Keyakinan Arbeloa di Tengah Tekanan
Suasana di markas Real Madrid pasca-kekalahan tentu tidak ringan. Namun, Alvaro Arbeloa justru memancarkan optimisme yang tegas. Menurutnya, meski tantangan ke Muenchen sangat sulit, Madrid memiliki karakter dan kualitas untuk melakukannya.
"Ini tidak akan mudah, tetapi jika ada tim yang bisa menang di Munich, itu adalah Real Madrid," ungkap Arbeloa, seperti dikutip dari rilis resmi klub.
Analisis Kekalahan di Leg Pertama
Arbeloa, dengan pengalamannya baik sebagai pemain maupun kini di kursi manajerial, melakukan evaluasi jernih atas pertandingan leg pertama. Ia mengakui bahwa dua gol Bayern, yang dicetak oleh Luis Diaz dan Harry Kane di penghujung babak pertama dan awal babak kedua, berasal dari kesalahan fatal Madrid sendiri.
"Melawan tim seperti ini, jika Anda membuat kesalahan, Anda akan dihukum. Itulah yang harus kami hadapi," jelasnya dengan nada introspeksi.
Di sisi lain, ia juga memberi kredit pada performa apik kiper Bayern Muenchen, Manuel Neuer, yang melakukan sembilan penyelamatan dan menggagalkan banyak peluang tambahan Los Blancos. Gol penyeimbang sementara dari Kylian Mbappe di menit ke-74 dinilainya belum cukup.
"Jelas kami mencetak satu gol yang memberi harapan, dan sayangnya kami tidak mampu memaksimalkan peluang yang kami miliki," lanjut Arbeloa.
Catatan Historis dan Peluang di Allianz Arena
Keyakinan Arbeloa bukan tanpa dasar. Secara historis, Real Madrid bukanlah tamu yang disukai Bayern di Allianz Arena. Kemenangan terakhir mereka di sana terjadi pada April 2018, lewat gol Marco Asensio dan Marcelo di babak semifinal. Fakta ini menjadi modal psikologis yang berharga.
Selain itu, musim ini Bayern juga pernah menunjukkan kerapuhan di kandang sendiri dengan dikalahkan Augsburg 2-1 di Liga Jerman. Data ini, meski berasal dari kompetisi domestik, membuktikan bahwa benteng Bayern bukan mustahil untuk dibobol.
Tekad Bulat untuk Balas Dendam
Menjelang pertandingan penentuan di Jerman, Arbeloa menegaskan bahwa hanya mentalitas pemenang yang boleh dibawa. Ia ingin seluruh elemen tim, dari pemain hingga staf, benar-benar percaya pada misi tersebut.
"Dengan kepercayaan pada para pemain, kami akan pergi ke Jerman. Siapa pun yang tidak percaya, bisa tetap di Madrid, karena kami akan habis-habisan untuk meraih kemenangan di Jerman," tegas manajer berusia 43 tahun itu, menutup pernyataannya dengan tekad baja.
Pertandingan di Allianz Arena nanti dipastikan akan menjadi duel sengit antara dua raksasa Eropa yang sama-sama tidak ingin mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions lebih awal.
Artikel Terkait
Imigrasi Bali Tangkap dan Deportasi Pimpinan Sindikat Internasional Berstatus Red Notice Interpol
Jokowi Minta Arab Saudi Sediakan Terminal Khusus untuk Jamaah Haji Indonesia
Novel Baswedan Desak Pembentukan TGPF Independen untuk Kasus Penyekatan Andrie Yunus
Presiden Prabowo Tegaskan Harga BBM Subsidi Akan Dipertahankan untuk Lindungi Masyarakat Rentan