PARADAPOS.COM - Atletico Madrid membawa keuntungan besar menjelang leg kedua perempat final Liga Champions usai menundukkan Barcelona dengan skor 2-0 di Camp Nou, Kamis (9/4) dini hari WIB. Kemenangan penting ini didapat setelah tuan rumah harus bermain dengan sepuluh pemain sejak babak pertama, berkat gol tendangan bebas Julian Alvarez dan sundulan Alexander Sorloth.
Dominasi Awal yang Berujung Petaka
Di bawah sorotan lampu stadion yang ikonik, Barcelona tampil percaya diri sejak awal. Mereka menguasai alur permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Marcus Rashford, yang menjadi ujung tombak, dua kali gagal memanfaatkan situasi matang di depan gawang Juan Musso.
Bahkan, sempat ada sorakan gegap gempita ketika Rashford membobol gawang Atletico pada menit ke-17. Namun, kegembiraan itu langsung meredup setelah asisten wasit mengangkat bendera. Umpan terakhir dari Lamine Yamal, yang memang berada dalam posisi offside, membuat gol tersebut dianulir.
Kartu Merah yang Mengubah Segalanya
Momen paling krusial terjadi jelang turun minum. Pada menit ke-44, bek muda Barcelona, Pau Cubarsi, melakukan tekel keras terhadap Giuliano Simeone. Wasit awalnya hanya mengeluarkan kartu kuning, namun keputusannya berubah drastis setelah ia meninjau ulang insiden tersebut di monitor VAR.
“Keputusan untuk mengubah kartu kuning menjadi merah setelah melihat VAR adalah momen kunci,” ujar seorang analis sepak bola yang mengamati laga tersebut. “Ini benar-benar mengubah kompleksitas pertandingan dan memberi keuntungan psikologis besar bagi Atletico.”
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan dengan sempurna oleh Diego Simeone. Di masa injury time babak pertama, Julian Alvarez dengan dingin mengeksekusi tendangan bebas melewati tembok pertahanan Barcelona. Bola melengkung sempurna ke sudut gawang, mengubah suasana hening di Camp Nou.
Perjuangan Sia-sia dengan Sepuluh Pemain
Memasuki babak kedua, semangat juang skuat Catalan patut diacungi jempol. Meski berkekurangan satu pemain, mereka terus mendominasi penguasaan bola dan berusaha membongkar pertahanan Atletico yang rapat. Lamine Yamal tampil mencolok di sisi kanan, sementara Rashford terus mencari celah.
Sayangnya, ketajaman akhir menjadi masalah. Alih-alih menyamakan kedudukan, Barcelona justru semakin terpuruk. Pada menit ke-70, umpan silang dari sisi kiri pertahanan Barcelona berhasil disambut sundulan Alexander Sorloth, pemain yang baru masuk sepuluh menit sebelumnya. Gol kedua ini seperti mematahkan perlawanan Barcelona.
Upaya bangkit masih dilakukan. Tembakan keras Joao Cancelo masih bisa ditepis Musso, sementara sepakan Lamine Yamal melesat tipis di sisi gawang. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 untuk kunjungan Atletico Madrid tak tergoyahkan.
Jalan Terjal Menuju Madrid
Kekalahan ini menempatkan Barcelona dalam posisi yang sangat sulit. Mereka harus menang dengan selisih minimal tiga gol tanpa kebobolan saat bertandang ke Metropolitano pada Rabu (16/4) mendatang untuk bisa melaju—sebuah tugas yang hampir mustahil mengingat ketangguhan Atletico di kandang sendiri.
Susunan pemain dalam pertandingan ini adalah sebagai berikut. Barcelona (4-2-3-1): Joan Garcia; Jules Kounde (Araujo 73'), Pau Cubarsi (merah 44'), Gerard Martin, Joao Cancelo (Balde 86'); Eric Garcia, Pedri (46'); Lamine Yamal, Dani Olmo, Marcus Rashford (Ferran Torres 73'); Robert Lewandowski (Fermin 46'). Atletico Madrid (4-4-2): Juan Musso; David Hancko (Pubill 31'), Robin Le Normand, Nahuel Molina, Matteo Ruggeri; Ademola Lookman (Sorloth 60'), Koke (Baena 60'), Marcos Llorente, Giuliano Simeone (Almada 80'); Julian Alvarez, Antoine Griezmann (Gonzalez 80').
Artikel Terkait
AS dan Iran Akan Bahas Wacana Tol Bersama di Selat Hormuz
Layanan SIM Keliling Jakarta Kembali Beroperasi, Ini Jadwal dan Persyaratannya
PM Spanyol Kecam Netanyahu, Desak UE Tangguhkan Perjanjian Asosiasi dengan Israel
Iran Ancam Balas Dendam, Gencatan Senjata Terancam Runtuh Usai Serangan Israel di Lebanon