Fajar/Fikri Atasi Tekanan, Lolos ke Perempat Final Badminton Asia Championships

- Kamis, 09 April 2026 | 09:25 WIB
Fajar/Fikri Atasi Tekanan, Lolos ke Perempat Final Badminton Asia Championships

PARADAPOS.COM - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, melangkah ke perempat final Badminton Asia Championships 2026 setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Chen Bo Yang/Liu Yi, dalam laga yang berlangsung di Ningbo Olympic Sports Centre, Tiongkok, Kamis (9/4/2026). Unggulan kelima itu menang dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 25-23 dalam pertandingan yang diwarnai ketegangan, terutama pada gim kedua.

Perjuangan Ketat di Gim Penentu

Meski berhasil menutup gim pertama dengan cukup meyakinkan, perjalanan Fajar/Fikri menuju kemenangan justru menemui tantangan berat di gim kedua. Mereka sempat tertinggal jauh dengan skor 5-11 pada interval, sebuah situasi kritis di hadapan dukungan penuh penonton bagi lawan. Namun, ketenangan dan penyesuaian taktik yang tepat berhasil membawa mereka menyamakan kedudukan dan akhirnya memenangi gim tersebut dengan skor tipis 25-23 setelah melalui poin-poin penuh tekanan.

Fajar Alfian mengakui betapa sulitnya pertandingan tersebut. Ia memberikan apresiasi atas permainan tangguh yang ditunjukkan oleh pasangan tuan rumah.

"Pertandingan yang tidak mudah ya, pasangan tuan rumah luar biasa, mereka memiliki speed power yang sangat bagus juga. Di gim kedua tentunya kami tertinggal tadi 11-5, tapi kami bisa membalikkan keadaan. Kami terus mencoba berbagai cara untuk mengejar poin yang ketinggalan itu," tuturnya.

Fokus pada Pemulihan dan Persiapan

Menyadari intensitas pertandingan yang baru saja dilalui, Fajar menekankan pentingnya pemulihan kondisi fisik dan mental untuk menghadapi tantangan di babak berikutnya. Babak perempat final yang akan datang jelas membutuhkan persiapan ekstra, mengingat level persaingan yang semakin tinggi.

"Semoga besok juga bisa lebih enjoy lagi, lebih lepas lagi untuk bisa maju ke babak selanjutnya. Dan yang terpenting recovery dan istirahat kami harus maksimal," jelas Fajar mengenai strategi jangka pendek mereka.

Analisis Dinamika Permainan

Muhammad Shohibul Fikri, dari sudut pandangnya, menganalisis pergeseran momentum yang terjadi selama pertandingan. Menurutnya, penguasaan permainan di gim pertama sedikit terlepas di gim kedua akibat serangkaian kesalahan yang tidak perlu, yang justru memicu kepercayaan diri lawan untuk bermain lebih agresif.

"Gim pertama kami menguasai di lapangan, kami bisa lebih banyak menyerang dan mereka pun berada dalam posisi tekanan. Berbeda di gim kedua, dari poin 5-5 tadi kami melakukan banyak kesalahan dan itu bikin mereka lebih percaya diri lagi. Tapi kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mengejar," ungkap Fikri.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri untuk melanjutkan perjuangan di kejuaraan bergengsi tingkat Asia tersebut. Performa yang menunjukkan mentalitas pantang menyerah di bawah tekanan seperti ini menjadi indikator penting bagi pelatih dan pengamat dalam menilai kesiapan mereka menghadapi lawan-lawan berat di tahap selanjutnya turnamen.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar