PARADAPOS.COM - Seorang remaja berusia 14 tahun bernama Sakir masih dalam pencarian setelah dilaporkan hilang di kawasan hutan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Tim SAR gabungan telah dikerahkan sejak Sabtu (11/4/2026) pagi, memanfaatkan teknologi drone thermal dan peralatan canggih lainnya untuk menelusuri medan yang sulit.
Kronologi Hilangnya Remaja di Kebun Keluarga
Sakir, warga Desa Botteng, Kecamatan Simboro, terakhir terlihat pada Minggu, 29 Maret 2026, sekitar pukul 14.00 WITA. Saat itu, ia berada di kebun milik orang tuanya yang letaknya berbatasan dengan hutan. Sejak saat itu, ia tidak kembali ke rumah, memicu kekhawatiran keluarga dan warga sekitar.
Upaya pencarian mandiri yang dilakukan oleh kerabat dan tetangga selama beberapa hari ternyata belum membuahkan hasil. Akhirnya, keluarga memutuskan untuk melaporkan kejadian ini secara resmi kepada pihak berwenang untuk mendapatkan bantuan yang lebih terkoordinasi.
Respon Cepat Tim SAR dan Tantangan Medan
Laporan resmi diterima oleh Kantor SAR Mamuju pada Sabtu, 11 April 2026, sekitar pukul 05.00 WITA. Hanya dalam waktu singkat, tim rescue sudah bergerak menuju lokasi. Mereka tiba di titik kejadian kurang dari satu setengah jam kemudian dan segera memulai operasi penyisiran.
Operasi ini melibatkan personel gabungan dari KPP Mamuju, Polresta Mamuju, BPBD Mamuju, serta didukung oleh masyarakat setempat yang mengenal medan. Untuk menunjang pencarian, tim membawa sejumlah peralatan khusus, termasuk rescue truck, motor trail, drone dengan kamera thermal, alat navigasi, dan perlengkapan komunikasi serta medis.
Kondisi Lapangan yang Memperumit Pencarian
Di lapangan, tim SAR menghadapi sejumlah tantangan serius. Kondisi hutan yang ekstrem dengan topografi sulit menjadi kendala utama bagi pergerakan tim. Selain itu, cuaca yang cenderung berawan juga mempengaruhi efektivitas penggunaan drone thermal, yang mengandalkan perbedaan suhu untuk mendeteksi keberadaan manusia.
Meski dihadapkan pada rintangan tersebut, operasi pencarian tetap dilanjutkan dengan fokus pada area sekitar lokasi terakhir Sakir terlihat. Penyisiran dilakukan secara intensif dan metodis, mencakup setiap sudut yang memungkinkan.
Sejauh ini, pihak berwenang menyatakan bahwa korban masih berstatus Dalam Pencarian (DP). Komitmen untuk menemukan Sakir tetap menjadi prioritas utama.
“Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian tanpa henti,” ungkap pernyataan resmi dari pihak terkait. Mereka juga berjanji akan memberikan perkembangan terbaru kepada publik secara berkala.
Artikel Terkait
Liverpool Kalahkan Fulham 2-0, Peringkat Kelima Tak Tergoyahkan
Rumah Sakit Utama di Beirut Bertahan di Tengah Ancaman dan Krisis Logistik
Sahroni Klarifikasi Pemberian Uang ke Oknum KPK Gadungan sebagai Bagian Strategi Penjebakan
Jordan Ivy-Curry Pamit dari IBL, Buka Peluang Kembali di Masa Depan