Sendang Sreto di Lamongan Bertransformasi dari Sumber Irigasi Jadi Destinasi Wisata Andalan Desa

- Sabtu, 25 April 2026 | 16:50 WIB
Sendang Sreto di Lamongan Bertransformasi dari Sumber Irigasi Jadi Destinasi Wisata Andalan Desa
PARADAPOS.COM - Sendang Sreto, yang semula hanya berfungsi sebagai sumber irigasi dan air bersih bagi warga Desa Pule di Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kini bertransformasi menjadi destinasi wisata desa yang ramah kantong. Meskipun tidak luas, objek wisata ini setiap bulannya mampu menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD) dan menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Perubahan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Desa Pule untuk membangun kawasan desa wisata yang berkelanjutan.

Dari Sendang Irigasi Menjadi Oase Wisata

Keberadaan Sendang Sreto kini menawarkan pengalaman yang berbeda. Bukan sekadar kolam air, tempat ini mengintegrasikan atraksi alam, akomodasi sederhana, dan fasilitas pendukung yang menyatu dengan keseharian warga setempat. Konsepnya bertumpu pada keunikan alam, budaya lokal, dan tradisi yang masih dijaga. Masyarakat desa berperan aktif sebagai pengelola, bukan sekadar penonton, demi mendorong perekonomian desa secara berkelanjutan. Tidak mengherankan jika tempat ini mampu menarik wisatawan domestik. Dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Sendang Sreto menghasilkan pendapatan dari tiket parkir, wahana permainan, retribusi pedagang kaki lima, dan sewa aula pertemuan. Pemandangan air jernih yang mengalir dari sendang, dipadu rindangnya pepohonan di sekeliling lokasi, serta puluhan ikan koi yang berenang lincah, menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Dampak Ekonomi dan Harapan Baru bagi Warga

Kepala Desa Pule, Sutrisno, menjelaskan bahwa selain menambah kas desa, kehadiran wisata ini membuka lapangan kerja baru. "Otomatis kita membutuhkan tukang parkir, sedangkan warga lainnya bisa berjualan beragam makanan, sudah pasti ini peluang pekerjaan bagi warga saya," ujarnya saat ditemui pada Sabtu, 25 April 2026. Ia menambahkan, pengunjung Sendang Sreto tidak hanya berasal dari desa sekitar, tetapi juga dari luar daerah seperti Bojonegoro dan Tuban. "Wisata sendang sreto pengunjungnya datang dari sekitar desa, bahkan ada juga yang datang dari luar daerah lamongan, seperti bojonegoro, dan tuban," ungkap Sutrisno.

Pembenahan Berkelanjutan dan Dukungan Pemerintah

Meski sudah berjalan, Pemerintah Desa Pule sadar bahwa mereka tidak boleh berhenti berbenah. Menambah wahana dan melengkapi fasilitas menjadi kunci untuk menjaga grafik kunjungan tetap naik. "Kita masih terus melakukan pembenahan, termasuk rencana menghadirkan petik buah di sekitar lokasi sendang sreto, sehingga selain berwisata air, wisatawan juga bisa memetik buah langsung dari tempatnya," imbuh Sutrisno. Langkah desa ini mendapat angin segar dari Pemerintah Kabupaten Lamongan. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyatakan dukungannya agar Sendang Sreto terus berkembang. Salah satu wujud dukungannya adalah dengan memasukkan objek wisata ini ke dalam agenda kunjungan wisata tahunan melalui promosi Dinas Pariwisata setempat.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar