Rusia Serang 20 Wilayah Ukraina dengan 800 Drone, Enam Warga Sipil Tewas

- Kamis, 14 Mei 2026 | 09:25 WIB
Rusia Serang 20 Wilayah Ukraina dengan 800 Drone, Enam Warga Sipil Tewas
PARADAPOS.COM - Rusia melancarkan serangan drone besar-besaran ke Ukraina pada Rabu siang waktu setempat, menembakkan setidaknya 800 pesawat tanpa awak ke 20 wilayah berbeda. Ibu kota Kyiv hingga kota pelabuhan Odessa menjadi sasaran utama dalam gelombang serangan yang memicu kebakaran di sejumlah gedung sipil dan menelan korban jiwa. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengonfirmasi sedikitnya enam warga sipil tewas, sementara puluhan lainnya—termasuk anak-anak—mengalami luka-luka.

Operasi Penyelamatan di Tengah Puing

Di lapangan, petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melahap bangunan-bangunan sipil. Suasana mencekam terlihat jelas saat tim penyelamat merayapi tumpukan puing untuk mencari kemungkinan adanya korban yang masih tertimbun. Asap hitam membumbung tinggi di beberapa titik, menambah beratnya situasi yang sudah genting.

Target Meluas hingga ke Pelabuhan Odessa

Serangan kali ini tidak hanya terpusat di satu lokasi. Kota-kota besar seperti Kyiv, Lviv, dan Odessa masuk dalam daftar sasaran. Artileri udara Rusia tampaknya sengaja menyasar pusat-pusat populasi dan infrastruktur vital, mengakibatkan gangguan besar pada aktivitas warga.

Peringatan Zelenskyy soal Serangan Lanjutan

Menanggapi gempuran tersebut, Presiden Zelenskyy mengonfirmasi jumlah korban jiwa dan mengimbau warganya untuk tetap waspada. Ia memperingatkan potensi serangan lanjutan berupa rudal jelajah dan rudal balistik dari Moskow menyusul gempuran drone masif ini. “Kami mengonfirmasi sedikitnya enam warga sipil tewas dalam insiden ini,” ujarnya dalam pernyataan resmi. Peringatan ini langsung menyebar luas, mendorong warga di wilayah rawan untuk segera mencari perlindungan.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar